Sabtu 22 Juli 2017, 01:31 WIB

Sukatno Gotong Royong untuk Pendidikan

Wnd/M-4 | Humaniora
Sukatno Gotong Royong untuk Pendidikan

MI/Sumaryanto Bronto

 

HIDUP dalam keluarga yang kekurangan secara ekonomi membuat Sukatno merasa sulit untuk bersekolah.

Gambaran tersebut kembali datang saat dirinya memutuskan untuk pindah ke Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Banyak anak tak bersekolah lantaran sulit akses dan sulit ekonomi.

Karena itu, dirinya membuka tempat untuk mengaji anak-anak di sore hari.

Kegiatan tersebut rupanya mengundang perhatian tokoh masyarakat setempat, yang kemudian mengumpulkan masyarakat untuk bergotong royong mendirikan sekolah dasar secara swadaya.

Sambutan baik didapat, mereka mulai bahu-membahu hingga terwujudlah bangunan sekolah dan resmi beroperasi pada 2001.

Sukatno pun menjadi salah satu pengajar untuk mata pelajaran olahraga di sekolah tersebut.

Bayarannya ketika itu dijanjikan sebesar Rp35 ribu, tetapi tak kunjung didapatnya selama empat tahun.

Meskipun begitu, ia dan istri tetap bersyukur karena terkadang ada rezeki dari orangtua murid berupa beras, gula, ataupun sayuran.

Hingga kini, statusnya masih sebagai guru honorer, tetapi tak menyurutkan keinginannya untuk bisa berbuat banyak bagi pendidikan.

Kini, Sukatno yang juga menjadi penjual satai sedang meneruskan pendidikan strata satu untuk jurusan PGSD.

Berbagai pelatihan pun gencar ia ikuti, mulai edukasi dari pemerintah maupun pelatihan dari Tanoto Foundation.

"Ya, kalau sepulang pelatihan, saya selalu bawa oleh-oleh untuk anak didik saya, ilmu pengetahuan," ujar pria yang kini mengampu tujuh mata pelajaran untuk siswa kelas 5 SD.

Baca Juga

Antara

Ini Formula Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 16 Mei 2021, 13:24 WIB
Pemerintah menerapkan kebijakan random-test (pengetesan acak) dan mandatory-check (pengecekan wajib) untuk cegah lonjakan kasus positif...
MI/Seno

Lonjakan Kasus Covid-19 akan Ganggu Pemulihan Ekonomi

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 16 Mei 2021, 13:17 WIB
"Jika tidak ada langkah preventif dari pemerintah, hal ini berpotensi menggangu ritme pemulihan ekonomi yang sebenarnya sudah mulai...
AFP

Kemenkes: Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 16 Mei 2021, 13:15 WIB
Hanya Batch CTMAV547 yang dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM yang kemungkinan memerlukan waktu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kekerasan Mengguncang Gaza, Israel, dan Tepi Barat

Sejak Senin (10/5), 132 kematian warga Palestina telah terdaftar di Gaza dan sembilan di Israel, termasuk beberapa anak di bawah umur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya