Kaifiyat Salat Berjemaah: Materi PAI Kelas 3 SD Lengkap


Penulis:  Media Indonesia - 05 April 2026, 09:13 WIB
Freepik

SALAT merupakan tiang agama dan ibadah paling utama bagi umat Islam. Dalam ajaran Islam, salat dapat dilakukan secara sendirian (munfarid) maupun bersama-sama yang disebut dengan salat berjemaah. Bagi siswa kelas 3 SD, memahami kaifiyat atau tata cara salat berjemaah sangat penting untuk menyempurnakan ibadah sehari-hari.

Apa Itu Salat Berjemaah?

Salat berjemaah adalah salat yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama. Salah satu di antaranya bertindak sebagai pemimpin yang disebut imam, dan yang lainnya mengikuti gerakan imam yang disebut makmum.

Hukum melaksanakan salat berjemaah adalah Sunnah Muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, terutama bagi laki-laki di masjid. Rasulullah SAW bersabda bahwa pahala salat berjemaah adalah 27 derajat lebih besar dibandingkan salat sendirian.

Syarat Menjadi Imam dan Makmum

Agar salat berjemaah sah, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi baik oleh imam maupun makmum.

1. Syarat Menjadi Imam

  • Mengetahui syarat dan rukun salat serta perkara yang membatalkannya.
  • Fasih dalam membaca ayat-ayat Al-Qur'an.
  • Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain.
  • Seorang laki-laki (jika makmumnya laki-laki atau campuran). Perempuan hanya boleh menjadi imam bagi sesama perempuan.
  • Berakal sehat dan baligh.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

2. Syarat Menjadi Makmum

  • Berniat untuk mengikuti imam.
  • Mengetahui dan mengikuti gerak-gerik imam.
  • Berada dalam satu tempat dengan imam.
  • Posisinya tidak boleh mendahului imam.
  • Salat makmum harus sesuai dengan salatnya imam (misal: sama-sama salat fardu).

Baca juga: 13 Rukun Shalat sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Kaifiyat (Tata Cara) Pelaksanaan Salat Berjemaah

Berikut adalah urutan tata cara salat berjemaah yang benar sesuai tuntunan syariat:

  1. Merapikan Saf: Sebelum salat dimulai, imam harus memastikan barisan (saf) makmum sudah lurus dan rapat.
  2. Niat: Makmum berniat di dalam hati untuk mengikuti imam (contoh: Ma'muman lillahi Ta'ala).
  3. Takbiratul Ihram: Makmum melakukan takbir setelah imam selesai mengucapkan takbir.
  4. Mengikuti Gerakan Imam: Makmum dilarang mendahului gerakan imam. Makmum baru bergerak setelah imam berpindah posisi secara sempurna.
  5. Mendengarkan Bacaan Imam: Pada salat yang bacaannya dikeraskan (Jahriyah) seperti Maghrib, Isya, dan Subuh, makmum harus mendengarkan bacaan Al-Fatihah dan surat imam dengan khusyuk.
  6. Salam: Makmum mengucapkan salam setelah imam selesai melakukan salam kedua.

Baca juga: Sejarah Salat Fardu Lima Waktu terkait Kisah para Nabi

Penting: Jika imam melakukan kesalahan atau lupa, makmum laki-laki mengingatkan dengan membaca "Subhanallah", sedangkan makmum perempuan mengingatkan dengan menepukkan telapak tangan kanan ke punggung tangan kiri.

Ketentuan Saf (Barisan) dalam Salat

Pengaturan barisan dalam salat berjemaah memiliki aturan tertentu:

Kondisi Makmum Posisi Saf
Satu orang laki-laki Di sebelah kanan imam, agak mundur sedikit.
Dua orang laki-laki atau lebih Di belakang imam membentuk barisan.
Makmum perempuan (sendiri/banyak) Selalu berada di barisan paling belakang setelah saf laki-laki.

Mengenal Makmum Masbuk

Makmum masbuk adalah orang yang terlambat datang saat salat berjemaah sudah dimulai. Ketentuannya adalah:

  • Jika makmum masih sempat rukuk bersama imam, maka ia dihitung mendapat satu rakaat.
  • Jika makmum tidak sempat rukuk bersama imam, maka ia harus menambah rakaat yang tertinggal setelah imam mengucapkan salam.

Baca juga: Sejumlah Bacaan Tasbih saat Rukuk dan Sujud Salat

Checklist Praktik Salat Berjemaah

Gunakan daftar ini untuk mengecek apakah praktik salat berjemaahmu sudah benar:

  • Sudahkah saf lurus dan rapat?
  • Apakah niat sudah menyertakan posisi sebagai makmum?
  • Apakah gerakanmu tidak mendahului imam?
  • Apakah kamu tenang (tumaninah) dalam mengikuti imam?
  • Jika terlambat, apakah kamu sudah menambah rakaat yang kurang?

Baca juga: Al-Fatihah Kandungan, Keutamaan, Terjemahan, dan Tafsirnya

10 Pertanyaan Sering Muncul

1. Apa itu salat berjemaah? Salat yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama.

2. Berapa pahala salat berjemaah? 27 derajat lebih tinggi dibanding salat sendirian.

3. Siapa yang memimpin salat berjemaah? Imam.

4. Apa sebutan bagi orang yang mengikuti imam? Makmum.

5. Bolehkah perempuan menjadi imam bagi laki-laki? Tidak boleh.

6. Apa syarat utama menjadi imam? Fasih membaca Al-Qur'an dan mengetahui hukum salat.

7. Bagaimana jika imam lupa rakaat? Makmum laki-laki mengucap, "Subhanallah," dan makmum perempuan menepuk punggung tangan.

8. Apa itu makmum masbuk? Makmum yang terlambat datang saat imam sudah memulai salat.

9. Di mana posisi makmum jika hanya satu laki-laki? Di sebelah kanan imam agak ke belakang sedikit.

10. Apa hukum salat berjemaah? Sunnah Muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).

Baca juga: Tanda Waqaf Macam-Macam, Nama, dan Fungsi dalam Al-Quran

Dengan membiasakan salat berjemaah, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama muslim (Ukhuwah Islamiyah). Mari kita jaga salat berjemaah kita di masjid atau di rumah bersama keluarga. (I-2)