KETEGANGAN di Timur Tengah terus meningkat pada Senin, 16 Maret 2026, ketika serangan rudal menghantam wilayah Israel, terutama di sekitar Kota Tua Yerusalem. Sebagian rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan, namun beberapa puing jatuh di dekat Masjid Al-Aqsa dan kawasan permukiman Yahudi, sementara Gereja Makam Kudus juga terdampak sebagian. Insiden ini menambah kekhawatiran atas keselamatan situs-situs keagamaan yang menjadi pusat ketegangan di wilayah tersebut.
Di sisi lain, konflik memasuki pekan ketiga di Timur Tengah sejak 28 Februari 2026, dengan AS dan Israel terus membombardir kota-kota Iran serta menargetkan infrastruktur energi. Pulau Kharg mengalami lebih dari 15 ledakan, tetapi fasilitas minyak tetap utuh. Iran kini mempertimbangkan izin terbatas bagi kapal tanker melewati Selat Hormuz, dengan muatan dijual dalam yuan Tiongkok, sementara AS memberikan izin sementara bagi negara-negara membeli minyak Rusia yang sudah berada di kapal, untuk meredakan tekanan pada pasokan energi global.



