KASUS campak terindikasi meningkat pada awal 2026. Hingga minggu ke-8, tercatat 45 kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi. Data menunjukkan tren kenaikan kasus dari minggu ke minggu. Pada minggu ke-7 terdapat 9.947 suspek dan 7.922 kasus terkonfirmasi dengan 5 kematian, sedangkan pada minggu ke-8 meningkat menjadi 10.453 suspek dan 8.372 kasus terkonfirmasi dengan enam kematian.
Merespons lonjakan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mempercepat program imunisasi. Sebanyak 102 kabupaten/kota ditetapkan sebagai target imunisasi respons wabah dengan sasaran anak usia 9–59 bulan. Program ini difokuskan di wilayah yang telah mengalami KLB melalui Outbreak Response Immunization, serta di daerah berisiko melalui Catch Up Campaign atau imunisasi kejar.



