ARUS balik Lebaran 2026 diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret, dengan gelombang lanjutan pada 27–28 Maret. Meski arus mudik sebelumnya terbilang lancar, lonjakan mobilitas saat arus balik tetap perlu diantisipasi, terutama seiring berakhirnya masa cuti bersama dan dimulainya kembali aktivitas kerja. Data menunjukkan pergerakan pemudik tahun ini meningkat, dengan total 9,04 juta penumpang dan tren penggunaan transportasi multimoda yang semakin kuat.
Untuk menghindari kepadatan, pemudik disarankan mengatur waktu perjalanan di luar tanggal puncak, memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA), serta menghindari jam sibuk di jalur utama. Perencanaan perjalanan yang matang menjadi kunci agar arus balik tetap lancar, aman, dan nyaman, di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota.



