FENOMENA Hujan Meteor Orionid tengah aktif menghiasi langit malam sepanjang Oktober hingga awal November 2025. Puncak terbaiknya diperkirakan terjadi pada malam 21–22 Oktober, saat kondisi langit diprediksi sangat ideal karena bertepatan dengan fase Bulan Baru. Tanpa cahaya bulan yang mengganggu, pengamat bisa menikmati langit gelap sempurna dengan potensi melihat puluhan meteor melesat setiap jam, menciptakan panorama malam yang menakjubkan.

Hujan meteor ini berasal dari sisa debu dan puing-puing Komet Halley yang terbakar ketika memasuki atmosfer Bumi. Disebut Orionid karena meteor-meteornya tampak muncul dari arah rasi bintang Orion, tepatnya di sekitar bintang merah Betelgeuse.