Sabtu 27 Februari 2016, 07:05 WIB

J&J Didenda Rp965 Miliar

Iflscience/Grt/L-2 | Teknologi
J&J Didenda Rp965 Miliar

NAPAT-SHUTTERSTOCK

 

SETELAH melalui tiga minggu masa persidangan di pengadilan di AS, tim juri di Missouri, Amerika Serikat, mengeluarkan keputusan yang mengejutkan.

Perusahaan farmasi Johnson & Johnson (J&J) harus membayar US$72 juta atau Rp965 miliar (US$10 juta atas kerugian aktual dan US$62 juta uang ganti rugi) kepada keluarga wanita yang menyatakan kematiannya terkait dengan penggunaan bedak Baby Powder perusahaan itu.

Jacqueline Fox dari Birmingham, Alabama, meninggal karena kanker rahim tahun lalu pada usia 62 tahun setelah menggunakan bedak bubuk tersebut selama puluhan tahun.

Keluarganya memandang perusahaan tersebut mengetahui risiko bedak dan gagal memberi tahu para konsumen.

J&J menyangkal keputusan pengadilan itu dan sedang mempertimbangkan untuk banding.

Para peneliti mengatakan kaitannya dengan kanker rahim tidak terbukti.

Baca Juga

Dok. Samsung Indonesia

Makin Produktif Bersama Keluarga dengan Fitur Lengkap Samsung Galaxy Tab A8

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 21 Januari 2022, 21:22 WIB
Di Galaxy Tab A8, Samsung kini menghadirkan versi wifi yang dilengkapi dengan RAM 3 GB dan memori 32 GB yang bisa ditambah kartu memori...
Ist

Platform Raksa Online Bisa Klaim Asuransi Melalui Smartphone

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 18:57 WIB
Platform raksaonline.com memberikan terobosan baru yakni layanan pembuatan hingga klaim asuransi lewat...
Ist

Startup Atome Kerja Sama dengan Ritel Matahari Department Store

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 17:12 WIB
Mayoritas pengguna Atome adalah Gen Z dan milenial yang berusia antara 25-40 tahun, yang senang akan simplicity dan pengalaman pengguna...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya