ZEBRA cross bergambar karakter Pac-Man muncul di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, setelah warga menggambar ulang marka penyeberangan yang hilang hampir satu tahun akibat proyek pengaspalan jalan dan penataan trotoar akhir 2025. Aksi tersebut viral di media sosial sebagai bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan pejalan kaki, namun pemerintah memutuskan menghapusnya karena tidak sesuai standar resmi.

Kehadiran zebra cross Pac-Man memicu pro dan kontra. Sebagian menilai desain kreatif mampu menarik perhatian pengendara, sementara lainnya dianggap berpotensi mengganggu konsentrasi di jalan. Sesuai Permenhub PM 34 Tahun 2014, zebra cross harus dibuat instansi berwenang dengan garis putih kontras di atas aspal hitam menggunakan material thermoplastic standar demi keselamatan lalu lintas.