SKEMA work from home (WFH) masih menjadi pilihan banyak pekerja di berbagai negara. Berdasarkan survei global, alasan terbesar adalah tidak perlu bolak-balik ke kantor yang dipilih oleh 59,65% responden. Selain itu, WFH dinilai mampu menghemat pengeluaran harian, termasuk biaya bensin dan makan siang (43,84%), sekaligus memberikan fleksibilitas waktu kerja yang lebih baik bagi 41,93% pekerja.

Tak hanya soal efisiensi biaya dan waktu, WFH juga memberi dampak pada kualitas hidup. Sebanyak 38% responden merasa lebih hemat waktu persiapan kerja, sementara 35,27% mengaku memiliki waktu pribadi yang lebih tenang. Bahkan, 28,55% pekerja merasakan kesempatan lebih besar untuk bersama keluarga. Meski hanya 9,62% yang menilai frekuensi rapat berkurang, temuan ini menunjukkan WFH tidak sekadar tren, tetapi bagian dari perubahan pola kerja global menuju sistem yang lebih fleksibel dan seimbang.