KONTAK tembak antara prajurit TNI AL dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 07.00 WIT. Insiden ini kembali menegaskan tingginya eskalasi keamanan di wilayah tersebut, yang selama ini dikenal sebagai salah satu zona rawan konflik. Distrik Aifat Selatan memiliki intensitas aktivitas KKB yang cukup tinggi, didukung kondisi geografis berupa hutan lebat dan pegunungan yang menyulitkan patroli, pengawasan, serta memperlambat respons aparat di lapangan.
Rangkaian kekerasan di Maybrat bukan peristiwa baru. Pada 2021, serangan terhadap Pos TNI di Kisor menewaskan empat prajurit, disusul kontak tembak pada 2022 di wilayah Aifat yang kembali menimbulkan korban, serta serangan terhadap pos TNI pada 2023. Pola konflik yang berulang ini mendorong aparat untuk memperkuat langkah lanjutan, termasuk rencana penambahan dan pergeseran pasukan, penguatan intelijen berbasis informasi masyarakat, serta pendalaman identitas terduga pelaku guna meredam potensi gangguan keamanan di wilayah Papua Barat Daya.



