VIDEO viral di media sosial menampilkan klaim bahwa ChatGPT mampu mengetahui kondisi pengguna secara real time, seperti warna pakaian atau penggunaan jam tangan. Uji coba dilakukan dengan pertanyaan sederhana berjawaban “Ya” atau “Tidak”, yang kemudian dinilai seolah sesuai dengan situasi nyata. Klaim ini memicu kekhawatiran publik terkait keamanan privasi dan dugaan bahwa ChatGPT dapat mengakses kamera atau memantau aktivitas pengguna secara diam-diam.
Peneliti CISSReC Pratama Persadha (22/1) menegaskan, ChatGPT tidak memiliki kemampuan untuk mengintip pengguna atau mengaktifkan kamera tanpa izin. Jawaban yang terlihat akurat bukan berasal dari pengamatan visual, melainkan dari mekanisme prediksi berbasis probabilitas, di mana AI membaca konteks, pilihan kata, dan asumsi umum. Meski demikian, pengguna tetap disarankan bijak menggunakan AI dengan tidak membagikan data sensitif, rutin memeriksa izin aplikasi, serta memanfaatkan fitur penghapusan data demi menjaga privasi.



