PEMERINTAHAN Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming kembali menggelar retret kabinet untuk kedua kalinya sejak resmi menjabat. Setelah retret perdana pada Oktober 2024 di Akademi Militer Magelang, konsolidasi lanjutan dilaksanakan pada Januari 2026 di Hambalang. Retret ini diposisikan sebagai forum untuk menyatukan langkah, mengevaluasi capaian pemerintahan sepanjang 2025, serta menajamkan arah kebijakan ke depan.
Namun, efektivitas retret tidak bisa dilepaskan dari besarnya ukuran kabinet. Sejak awal pemerintahan, jumlah menteri mencapai 48 orang dengan dukungan 56 wakil menteri, ditambah dua asisten khusus Presiden serta penambahan dua wakil menteri menjelang satu tahun masa jabatan. Kabinet yang tergolong paling gemuk pascareformasi ini membawa konsekuensi kompleksitas tata kelola yang tinggi. Meski retret mampu memperkuat konsolidasi politik dan menyamakan narasi kebijakan, sifatnya yang periodik tidak serta merta menyederhanakan struktur kabinet, memotong rantai birokrasi, maupun meningkatkan kapasitas eksekusi kebijakan sehari-hari di tingkat kementerian.




