Baru diresmikan awal 2025, Jembatan Hongqi di Provinsi Sichuan, Tiongkok, dibangun sebagai penghubung utama menuju Dataran Tinggi Tibet. Namun pada Selasa, 11 November 2025, sebagian struktur jembatan sepanjang 758 meter itu ambruk ke sungai di bawahnya. Sehari sebelumnya, otoritas setempat telah menutup akses setelah muncul retakan di jalan menuju jembatan dan pergeseran tanah di lereng sekitar lokasi. Meski langkah antisipasi sudah dilakukan, bagian jembatan tetap runtuh, meninggalkan debu tebal dan serpihan beton di lembah Sichuan.
Wilayah Sichuan dikenal rawan gempa dan longsor, menjadikan ketidakstabilan geologis sebagai dugaan utama penyebab runtuhnya jembatan yang dibangun oleh Sichuan Road & Bridge Group, perusahaan milik negara. Ironisnya, infrastruktur yang semula dipuji sebagai “kebanggaan baru” proyek konektivitas nasional itu kini justru disorot atas lemahnya pengawasan dan ketahanan struktur di daerah berisiko tinggi.




