SEBARAN kasus bullying di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dalam periode 20 Juli 2023 hingga 15 Agustus 2025 menunjukkan pola yang masih mengkhawatirkan di berbagai program studi. Penyakit Dalam mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 86 laporan, disusul Bedah sebanyak 55 kasus. Sementara itu, Obgyn dan Anestesi masing-masing mencatat 29 dan 28 kasus, diikuti oleh Program Anak dengan 25 kasus.
Di luar kelompok teratas tersebut, kasus bullying juga ditemukan di sejumlah program spesialis lain dengan jumlah yang tidak bisa diabaikan. Bedah Saraf mencatat 21 kasus, Orthopedi 19 kasus, Mata (Oftalmologi) 17 kasus, serta Bedah Plastik 16 kasus. Adapun Neurologi dan Urologi masing-masing menyumbang 15 dan 13 kasus. Data ini menggambarkan bahwa praktik bullying tidak terbatas pada satu disiplin tertentu, melainkan tersebar lintas program, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap budaya pendidikan dan sistem pembinaan di lingkungan PPDS.




