PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), produsen ban merek Michelin di Cikarang Timur, memutus hubungan kerja terhadap 280 karyawan secara bertahap. Manajemen menyebut langkah ini sebagai bagian dari efisiensi operasional di tengah dinamika pasar global. Namun, serikat pekerja menilai keputusan itu sepihak dan tidak sesuai prosedur hukum, sehingga berencana menempuh langkah hukum untuk memperjuangkan hak pekerja.

Langkah efisiensi Michelin mencerminkan tekanan yang tengah melanda industri ban nasional. Perlambatan sektor manufaktur terlihat dari turunnya PMI menjadi 50,4 pada September 2025, seiring melemahnya daya beli dan penjualan kendaraan yang merosot 11,3% sepanjang Januari–September. Kondisi ini menekan permintaan ban dari pabrikan otomotif (OEM), sementara industri juga dibayangi oversupply dan persaingan global yang ketat. Di tengah tekanan itu, sejumlah produsen kini mulai mengandalkan pasar ban pengganti (replacement tire) untuk bertahan.