KASUS influenza di Indonesia dilaporkan meningkat hingga 38% pada awal Oktober 2025, menurut data Kementerian Kesehatan. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan cuaca panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah. Lima provinsi dengan jumlah kasus tertinggi tercatat di Jawa Timur (344.664 kasus), disusul Jawa Tengah (174.058 kasus), Jawa Barat (171.198 kasus), Sumatera Utara (145.052 kasus), dan Aceh (48.589 kasus).

BMKG memprediksi suhu tinggi ini akan mulai mereda pada akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring datangnya musim hujan. Fenomena panas ekstrem disebabkan oleh posisi semu matahari yang mendekati ekuator, kelembapan udara yang rendah, serta pengaruh sisa El NiƱo lemah. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, makan bergizi, dan tetap memakai masker saat sakit, agar penularan influenza tidak semakin meluas.