NASA Pastikan Bulan dan Bumi Aman dari Ancaman Asteroid 2024 YR4


Penulis:  Nadhira Izzati A - 16 March 2026, 23:49 WIB
Dok. NOIRLab/NSF/AURA/R. Proctor

NASA secara resmi telah menepis segala kemungkinan mengenai potensi hantaman asteroid 2024 YR4 terhadap Bulan pada tahun 2032 mendatang. Meskipun tahun lalu ketidakpastian jalur orbit batu luar angkasa ini sempat memunculkan peluang kecil terjadinya tabrakan, observasi terbaru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengonfirmasi bahwa asteroid tersebut hanya akan melintas lewat. 

Berdasarkan data JWST yang dikumpulkan pada 18 dan 26 Februari, para ahli dari Center for Near-Earth Object Studies NASA di Jet Propulsion Laboratory memprediksi bahwa asteroid 2024 YR4 akan melesat melewati permukaan Bulan pada jarak 13.200 mil pada tanggal 22 Desember 2032.
Langkah pemantauan ini menjadi krusial mengingat analisis sebelumnya terhadap jalur orbit 2024 YR4 kurang presisi dan sempat menunjukkan adanya peluang sebesar 4,3 persen untuk menghantam Bulan. 

Asteroid ini sendiri pertama kali ditemukan pada akhir 2024 oleh sistem ATLAS di Chili. Pada awal 2025, pengamatan terhadap objek ini masih sangat tidak menentu sehingga para astronom sempat menyatakan adanya kemungkinan kecil asteroid tersebut bisa menghantam Bumi. 

Skenario dampak terhadap Bumi berhasil dikesampingkan dengan relatif cepat, namun ketidakpastian mengenai potensi hantaman ke Bulan bertahan lebih lama. Sejak musim semi 2025, jalur asteroid tersebut di tata surya membuatnya terlalu redup untuk diamati, hingga akhirnya berhasil tertangkap kembali bulan lalu oleh kamera inframerah-dekat milik JWST.

Fenomena proyeksi awal yang menunjukkan potensi tabrakan kosmik sebenarnya bukanlah hal yang aneh dalam pengamatan asteroid dekat Bumi. Kasus serupa pernah terjadi pada asteroid Apophis yang sempat menghebohkan saat ditemukan pada tahun 2004. 

Kala itu, Apophis diperkirakan memiliki peluang kecil menghantam Bumi pada tahun 2029 atau 2036, namun serangkaian pengamatan lanjutan pada tahun 2013 akhirnya mengeliminasi kemungkinan tersebut. Kini, kasus asteroid 2024 YR4 berakhir dengan kesimpulan yang serupa, membawa kelegaan bagi para pengamat benda langit.

Jika seandainya asteroid 2024 YR4 benar-benar menghantam Bulan, dampaknya diperkirakan akan sangat masif. Dengan diameter sekitar 200 kaki atau setara dengan bangunan 15 lantai, Ed Lu, mantan astronot yang memimpin Asteroid Institute di B612 Foundation, menyatakan bahwa batu sebesar itu mampu menciptakan kawah selebar 1,2 mil di permukaan Bulan.

“Itu adalah materi dalam jumlah besar yang dilemparkan ke atas yang pada dasarnya akan berakhir di orbit sekitar Bulan, atau mengelilingi Bulan. Jika itu menghantam, Anda akan bisa melihatnya dari Bumi dengan mata telanjang. Ledakan yang cukup besar itu akan melemparkan banyak material ke atas. Faktanya, saya berani bertaruh akan ada hujan meteor di Bumi."

(ScienceAlert/H-3)