RC Strasbourg vs OGC Nice: Strasbourg Hajar Nice 3-1, Jaga Asa ke Kompetisi Eropa
RC Strasbourg Alsace terus menunjukkan taringnya dalam persaingan papan atas Ligue 1. Skuat asuhan Gary O’Neil tersebut baru saja mencatatkan rekor 10 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi setelah melibas tim papan bawah, OGC Nice, dengan skor meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Strasbourg yang tengah berupaya mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun dalam sejarah klub. Tambahan tiga poin ini membuat mereka kini hanya terpaut tiga angka dari AS Monaco yang menghuni peringkat keenam.
Badai Serangan Sejak Menit Awal
Tuan rumah langsung tampil menggebrak sejak peluit dibunyikan. Martial Godo, yang memikul beban lini depan setelah top skor tim Joaquín Panichelli harus absen hingga akhir musim akibat cedera lutut, berkali-kali menebar ancaman. Setelah tembakan jarak jauh dan sundulannya sempat meleset tipis, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28.
Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Nice, Martial Godo berhasil menyambar bola dengan sundulan tanpa terkawal yang melewati kiper Yehvann Diouf. Gol ini seolah menjadi keran pembuka dominasi Les Coureurs.
Hanya berselang delapan menit, giliran Julio Enciso yang menggandakan keunggulan. Menerima umpan terobosan cerdik dari Samir El Mourabet, penyerang asal Paraguay tersebut mengecoh bek lawan hingga terjatuh, sebelum akhirnya melewati kiper dan menyarangkan bola ke gawang kosong. Strasbourg menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 setelah Samir El Mourabet melepaskan tembakan spektakuler yang menghujam pojok atas gawang pada menit ke-42.
Nice Terbenam di Papan Bawah
Memasuki babak kedua, manajer Nice, Claude Puel, mencoba melakukan perombakan dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Namun, upaya tersebut sulit menembus pertahanan solid Strasbourg yang dikawal kiper pinjaman Chelsea, Mike Penders.
Nice baru mendapatkan peluang bersih pada menit ke-63 lewat aksi Elye Wahi, namun bola masih bisa diamankan dengan mudah oleh Penders. Harapan tipis bagi tim tamu sempat muncul di menit ke-82 ketika Antoine Mendy melepaskan tendangan jarak jauh yang akurat ke pojok bawah gawang.
Sayangnya, gol tersebut hanya menjadi hiburan semata. Strasbourg berhasil mengendalikan sisa waktu pertandingan untuk memastikan kemenangan 3-1 tetap terjaga.
Bagi Nice, kekalahan ini semakin menyulitkan posisi mereka. Saat ini, Nice hanya unggul lima poin dari zona play-off degradasi. Jika performa mengecewakan ini terus berlanjut, Nice terancam harus bermain di kasta kedua sepak bola Prancis untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade. (Flash Score/Z-2)