Thomas Tuchel Puas Penampilan Inggris Lawan Uruguay: Struktur Permainan Hidup!
MANAJER Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku tetap terkesan dengan performa anak asuhnya meski harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Uruguay di Stadion Wembley. Dalam laga uji coba ini, Tuchel menyoroti struktur permainan tim yang mulai terbentuk serta persaingan ketat memperebutkan tempat di skuad Piala Dunia 2026.
Meskipun kemenangan di depan mata sirna akibat penalti di menit-menit akhir, pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa secara keseluruhan Inggris tampil lebih dominan.
"Saya benar-benar oke dengan performa kami," refleksi Tuchel. "Satu hal yang saya sukai adalah bagaimana kami menghidupkan struktur permainan. Kami terus mencoba dan mencoba, dan menurut saya, secara keseluruhan kami adalah tim yang lebih baik."
Ujian Fisik dan Cedera Pemain
Inggris sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, termasuk kesempatan besar dari Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-60. Namun, strategi Tuchel sempat terganggu setelah harus menarik keluar Noni Madueke dan Phil Foden akibat cedera.
"Kami terpaksa melakukan perubahan, kami kehilangan Noni Madueke dan Phil Foden karena cedera, jadi itu beban yang cukup banyak. Kemudian kami memasukkan banyak pemain baru, jadi untuk semua itu, saya sangat berterima kasih atas ujian ini dan sangat senang dengan performanya," tambah Tuchel.
Kembalinya Ben White dan Kontroversi Penalti
Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah kembalinya bek Arsenal, Ben White, ke skuad The Three Lions untuk pertama kalinya sejak 2022. White, yang masuk sebagai pemain pengganti karena badai cedera, sempat membawa Inggris unggul 10 menit sebelum laga usai.
Namun, kegembiraan itu sedikit ternoda saat White dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang yang berujung penalti bagi Uruguay. Tuchel pun membela pemain berusia 28 tahun tersebut.
"Terlalu indah untuk menjadi kenyataan saat dia mencetak gol kemenangan, yang ternyata kemudian tidak menjadi gol kemenangan," ujar Tuchel. "Pada akhirnya, dia mungkin sedikit terlalu keras, terlalu bernafsu dalam aksi bertahannya, tapi tetap saja, menurut saya itu bukan penalti. Akan menyenangkan jika bisa mencatat clean sheet dan meraih kemenangan lagi, tapi itu tidak akan mengubah opini saya terhadap mereka."
Persaingan Menuju Piala Dunia 2026
Menjelang musim panas ini, persaingan untuk mengamankan tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko semakin memanas. Tuchel menegaskan bahwa setiap pemain dalam kamp internasional Maret ini telah menunjukkan usaha maksimal untuk "masuk ke dalam pesawat" menuju putaran final Piala Dunia.
Tuchel juga memuji kualitas lawan yang dihadapi, mengingat bos Uruguay, Marcelo Bielsa, menurunkan kekuatan terbaiknya. "Bielsa memberi tahu saya beberapa bulan lalu bahwa dia akan datang dengan tim terbaiknya, menganggapnya sangat serius, dan mungkin tidak melakukan perubahan. Kami sangat menyadari hal itu," tutupnya. (England Football/Z-2)