Michael Carrick Kritik Ketidakkonsistenan Wasit Usai Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth


Penulis: Dhika Kusuma Winata - 21 March 2026, 07:33 WIB
AFP/GLYN KIRK

MANAJER Manchester United, Michael Carrick, meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit setelah timnya ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth pada laga lanjutan Liga Primer Inggris di Stzadion Vitality, Jumat (21/3) dini hari. Carrick menyoroti perbedaan keputusan penalti dan peran VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga tersebut.

Manchester United sempat dua kali unggul, namun gagal mengamankan poin penuh. Carrick menilai momen krusial terjadi saat timnya tidak diberikan penalti kedua ketika Amad Diallo dijatuhkan oleh Adrien Truffert di kotak terlarang. Padahal sebelumnya, MU membuka keunggulan melalui titik putih lewat eksekusi Bruno Fernandes.

Kekecewaan Carrick memuncak saat situasi serupa justru berbuah penalti bagi tuan rumah setelah Harry Maguire dianggap melanggar Evanilson. Insiden tersebut juga berujung kartu merah bagi Maguire dan gol penyama kedudukan bagi Bournemouth.

“Memberi satu penalti tetapi tidak yang lain, saya benar-benar tidak bisa memahaminya. Itu gila,” ujar Carrick usai pertandingan.

Meski menerima keputusan kartu merah untuk Maguire, Carrick mempertanyakan mengapa VAR tidak melakukan intervensi pada insiden yang menimpa Diallo. 

Ia menilai jika konsistensi terjaga, hasil pertandingan bisa saja berbeda bagi Setan Merah.

“Saya kira VAR ada untuk memperjelas dan menjaga konsistensi, tetapi yang terjadi justru dua keputusan berbeda,” tambahnya. “Jika kami mendapat penalti itu, pertandingan bisa berjalan berbeda.”

Dalam jalannya laga, gol-gol United lahir dari penalti Bruno Fernandes dan gol bunuh diri James Hill. Sementara itu, Bournemouth memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Ryan Christie sebelum akhirnya menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Hasil imbang ini memang menghambat ambisi MU untuk menjauh di posisi ketiga klasemen. Namun, mereka sejauh ini masih aman di jalur Liga Champions dengan keunggulan tujuh poin atas Chelsea yang berada di peringkat keenam.

Manchester United kini akan memasuki jeda kompetisi selama lebih dari tiga pekan karena agenda internasional dan jadwal perempat final Piala FA. Carrick optimistis jeda ini akan menjadi momentum kebangkitan timnya.

“Kami seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak dari laga ini, tetapi ini bukan akhir segalanya. Kami akan kembali lebih kuat setelah jeda,” pungkasnya. (AFP/Z-1)