Arsenal vs Mansfield: Arteta Akui Arsenal Sempat Tertekan saat Singkirkan Mansfield di Piala FA
PELATIH Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya harus bekerja keras untuk menyingkirkan Mansfield Town setelah menang tipis 2-1 pada babak kelima Piala FA, Sabtu (7/3) malam. Kemenangan itu memastikan the Gunners melaju ke perempat final sekaligus menjaga peluang meraih empat gelar musim ini.
Arsenal sempat mendapat perlawanan sengit dari klub kasta ketiga tersebut. Gol Noni Madueke sebelum turun minum sempat membawa tim tamu unggul namun Mansfield mampu menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Will Evans pada awal babak kedua.
Kemenangan Arsenal akhirnya ditentukan oleh gol Eberechi Eze tak lama setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Arteta mengakui laga tersebut berlangsung sulit dan memuji perlawanan tuan rumah yang tampil penuh semangat di hadapan pendukungnya.
“Ini benar-benar pertandingan Piala FA yang sesungguhnya dan pujian untuk Mansfield, stadion mereka, serta atmosfer yang diciptakan para suporter,” kata Arteta.
“Mereka terus mendorong timnya dan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi kami," tambahnya.
Arsenal seharusnya bisa mengakhiri pertandingan lebih cepat jika mampu memaksimalkan peluang yang tercipta. Arteta mengakui kesalahan yang membuat Arsenal kebobolan sehingga memberi momentum bagi tuan rumah.
“Kami memiliki empat atau lima peluang besar yang terbuka tetapi tidak berhasil dimaksimalkan. Jika itu terjadi, margin kemenangan menjadi sangat kecil dan Anda memberi harapan kepada lawan,” ujar Arteta.
“Jelas kami membuat kesalahan pada gol tersebut. Itu membuat kami kehilangan momentum dan memberi mereka kepercayaan diri. Namun secara keseluruhan saya puas dengan penampilan tim,” tambahnya.
Pada pertandingan itu Arteta melakukan sembilan perubahan dari susunan pemain yang sebelumnya mengalahkan Brighton & Hove Albion 1-0 di Liga Primer Inggris.
Rotasi tersebut memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda, termasuk gelandang 16 tahun Max Dowman yang menjadi pemain termuda Arsenal di Piala FA pada usia 16 tahun 66 hari. Pemain muda lainnya yakni Marli Salmon juga tampil sebagai starter.
Trofi Piala FA pada 2020 masih menjadi satu-satunya gelar besar yang diraih Arteta sejak menangani Arsenal. Musim ini, peluang menambah koleksi trofi terbuka lebar.
Arsenal memimpin klasemen Liga Primer dengan keunggulan tujuh poin atas Manchester City dan akan menghadapi Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. The Gunners juga dijadwalkan tampil di final Piala Liga melawan City di Wembley. (AFP/Z-2)