Hancurkan Fiorentina, Kosta Runjaic Puji Kedisiplinan dan Karakter Skuad Udinese


Penulis:  Thalatie K Yani - 03 March 2026, 07:20 WIB
Udinese

UDINESE berhasil memutus tren negatif tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fiorentina. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi tepat yang diterapkan pelatih Kosta Runjaic serta dedikasi tinggi para pemain di lapangan.

Dalam konferensi pers usai laga, pelatih Kosta Runjaic mengakui timnya tidak tampil sangat luar biasa dari segi permainan, namun unggul dalam aspek mental.

"Saya tidak melihat pertandingan yang sangat ekselen, tetapi kami menunjukkan performa yang baik dalam hal intensitas, disiplin, dan semangat. Kami memenangkan banyak duel, dan kami tahu betapa pentingnya hal itu melawan tim kuat seperti Fiorentina," ujar Runjaic.

Runjaic menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan bentuk "balas dendam" setelah kekalahan pada pertemuan pertama musim ini. Ia merasa puas karena timnya mampu mencetak tiga gol dan mencatatkan clean sheet di tengah ketatnya persaingan klasemen Serie A musim ini.

Kabasele: Kemenangan dari Hasil "Ritiro"

Bek senior Christian Kabasele, yang mencetak gol pembuka lewat sundulan, mengungkapkan bahwa kunci kebangkitan tim adalah komunikasi intensif antar-pemain selama masa pemusatan latihan singkat (ritiro).

"Kami berada di pemusatan latihan selama dua hari sebelum pertandingan. Kami berbicara satu sama lain dan mencari cara untuk mengubah arah. Kami menemukannya malam ini. Sangat penting untuk menang. Di pertandingan lain kami bermain lebih baik tetapi kalah, kali ini kami menang 3-0 dan itu sangat bagus," kata Kabasele.

Terkait masa depannya yang segera berakhir di Udine, bek asal Belgia itu memberikan sinyal ingin bertahan. "Bagi karier sepak bola dan aspek keluarga, hal termudah adalah tetap di sini, tetapi kita lihat saja apa yang akan terjadi. Saat ini saya hanya fokus pada pekerjaan saya," tambahnya.

Dukungan untuk Adam Buksa

Selain lini pertahanan yang solid, Runjaic memberikan perhatian khusus kepada penyerang Adam Buksa yang berhasil mencetak gol penutup. Buksa sempat mengalami masa sulit karena cedera dan minimnya menit bermain akibat performa apik Nicolo Zaniolo dan Keinan Davis.

"Saya senang dengan gol Buksa. Dia mulai menunjukkan kualitasnya. Dia sempat mengalami cedera yang menghambat adaptasinya, tapi hari ini dia membuktikan bisa mencetak gol. Saya harap gol ini memberinya kepercayaan diri," tutur Runjaic.

Kemenangan ini membawa angin segar bagi Udinese di papan klasemen. Runjaic menegaskan bahwa setiap poin sangat krusial di musim yang sangat kompetitif ini, baik bagi tim papan atas maupun tim menengah seperti Udinese. (Udinese/Z-2)