Alvaro Arbeloa Kritik Kecepatan Tim dan Bela Kylian Mbappe di Laga Real Madrid vs Osasuna


Penulis:  Thalatie K Yani - 22 February 2026, 06:30 WIB
Real Madrid

REAL Madrid harus menelan pil pahit setelah menderita kekalahan perdana di La Liga sejak awal Desember lalu. Bertandang ke markas Osasuna di El Sadar pada Sabtu, Los Blancos takluk dengan skor 1-2. Hasil minor ini mengancam posisi mereka di puncak klasemen, terutama jika Barcelona berhasil memenangkan laga kontra Levante pada hari Minggu.

Menanggapi kekalahan pertamanya sejak menjabat sebagai pelatih bulan lalu, Alvaro Arbeloa memberikan penilaian jujur mengenai performa anak asuhnya. Ia mengakui timnya tampil kurang maksimal, meski sempat menyoroti beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan.

Kecepatan Aliran Bola Jadi Masalah

Arbeloa menekankan bahwa kendali permainan yang dipegang Real Madrid di babak pertama menjadi sia-sia karena minimnya kecepatan dalam membangun serangan.

"Itu adalah babak pertama di mana kami memiliki kendali, tetapi kami kekurangan kecepatan. Melawan blok pertahanan rendah (low block), Anda harus memindahkan bola lebih cepat. Kami perlu memiliki daya ledak di kedua sisi. Kami terlalu sering berputar di sayap kiri, itu normal, tetapi dengan begitu kami mudah dipertahankan," ujar Arbeloa.

Ia juga menambahkan bahwa intensitas adalah hal mutlak bagi klub sebesar Real Madrid. "Kami tidak memainkan permainan yang bagus, kami harus bermain jauh lebih baik dengan intensitas lebih. Tidak mudah bermain dari tengah pekan ke akhir pekan, tetapi itulah yang dituntut dari kami. Inilah Real Madrid."

Pembelaan untuk Kylian Mbappe

Sorotan juga tertuju pada performa Kylian Mbappe yang tampak kesulitan memberikan dampak maksimal di lapangan. Meski Mbappe terlihat belum bugar 100%, Arbeloa menegaskan keputusannya untuk menurunkan sang penyerang sebagai starter sudah melalui pertimbangan matang.

"Dia beristirahat akhir pekan lalu dan tidak bermain melawan Real Sociedad. Ketika kami merasa dia tidak dalam kondisi siap bermain, kami tidak akan mengambil risiko. Ini bukan sesuatu yang saya putuskan sendiri, saya melakukannya bersama tim dokter. Dia tampak siap untuk bermain," tegas sang pelatih.

Fokus Menuju Liga Champions

Arbeloa berharap kekalahan ini tidak memicu keraguan di dalam skuadnya. Real Madrid dijadwalkan akan menghadapi laga krusial kontra Benfica di Liga Champions pada Rabu mendatang untuk memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.

"Saya berharap kekalahan ini tidak berarti apa-apa (bagi mental tim), karena kami mempertaruhkan segalanya lagi dalam empat hari. Sebuah tim menunjukkan kekuatannya dalam kesulitan. Keraguan tidak boleh muncul. Saya percaya pada tim saya," tutup Arbeloa.

Kini, tugas Arbeloa adalah membangkitkan kembali motivasi para pemainnya untuk kembali ke jalur kemenangan demi menjaga asa di kompetisi domestik maupun Eropa. (Football-Espana/Z-2)