Reshuffle Kabinet Jilid 5 Mencuat, Nama-Nama Baru mulai Bermunculan!


Penulis: M Ilham Ramadhan Avisena - 28 January 2026, 12:54 WIB
Dok. Umsida

ISU perombakan kabinet atau reshuffle kembali menguat di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kabar ini mencuat setelah Thomas Djiwandono, yang juga keponakan Presiden Prabowo, resmi meninggalkan posisinya sebagai Wakil Menteri Keuangan usai terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Kekosongan jabatan strategis tersebut langsung memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan mengisi posisi penting di Kementerian Keuangan. Namun, rumor reshuffle tidak berhenti pada satu kursi saja. Sejumlah nama mulai disebut-sebut akan mengalami rotasi bahkan promosi dalam Kabinet Merah Putih.

Juda Agung Disebut Masuk Kemenkeu

Nama Juda Agung menjadi salah satu yang paling santer disebut sebagai kandidat kuat pengganti Thomas Djiwandono di kursi Wakil Menteri Keuangan. Juda yang saat ini dikenal memiliki rekam jejak kuat di sektor ekonomi dan moneter dinilai berpeluang besar masuk dalam jajaran elite fiskal pemerintahan.

Budi Djiwandono Muncul sebagai Kandidat Menlu

Selain itu, nama Budi Djiwandono, anggota DPR yang juga masih memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Prabowo, turut mencuat sebagai calon Menteri Luar Negeri. Jika rumor tersebut benar, maka posisi Sugiono sebagai Menlu berpotensi digantikan dalam waktu dekat.

Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari penyegaran strategi diplomasi Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo.

Sugiono Dikabarkan Bergeser Jadi Menko PMK

Menariknya, Sugiono sendiri disebut tidak akan tersingkir, melainkan justru dirotasi ke jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno.

Rotasi ini dinilai sebagai upaya penyesuaian arah pembangunan sosial dan budaya dalam pemerintahan.

Reshuffle Kelima Sejak Prabowo Dilantik

Apabila kabar ini benar terjadi, maka reshuffle yang tengah mencuat akan menjadi perombakan kabinet kelima sejak Prabowo resmi menjabat Presiden pada 20 Oktober 2025.

Frekuensi reshuffle yang cukup tinggi ini memunculkan tanda tanya besar: apakah Prabowo tengah mencari komposisi kabinet paling solid, atau justru menghadapi dinamika politik internal yang terus bergerak?

Publik Menanti Kepastian

Meski belum ada pernyataan resmi dari Istana, rumor reshuffle ini telah menjadi sorotan publik dan memicu berbagai spekulasi. Masyarakat kini menunggu kepastian apakah perombakan kabinet benar-benar akan terjadi dalam waktu dekat, atau hanya sekadar isu politik yang berkembang. (Z-10)