Tol Bocimi Seksi 3 Difungsikan saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
TOL Bocimi Seksi 3 pada akses ruas Cibadak-Karangtengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi difungsikan mulai 14-29 Maret untuk mengurai kepadatan kendaraan pada arus mudik 2026 dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi, mengatakan pembangunan ruas tol Bocimi Seksi 3 masih dalam proses pengerjaan. Namun, bertepatan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, sebagiannya atau lebih kurang 5 kilometer, difungsikan untuk membantu mobilitas masyarakat.
"Difungsikannya akses ruas tol Bocimi Seksi 3 ini untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta
membantu mengurai sejumlah titik kemacetan di jalan nasional. Masyarakat bisa memanfaatkannya secara gratis," kata Hakim melalui keterangan resminya, Sabtu (14/3).
Di sepanjang ruas jalan tol Bocimi Seksi 3 yang difungsikan, masyarakat bisa menghindari titik kemacetan di Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, Simpang Cibadak atau Simpang Ratu, dan Jembatan Pamuruyan. Akses jalur fungsional Seksi 3 mulai pukul 08.00 WIB-17.00 WIB.
Namun, waktu operasional akan terus dievaluasi secara berkala bersama instansi terkait. Fungsionalisasinya disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
Keberadaan tol Bocimi Seksi 3 akan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Cibadak menuju Sukabumi Barat. Perjalanan yang sebelumnya bisa mencapai 1 jam dipangkas menjadi 10 menit.
Jalur fungsional ini diperuntukan bagi pengguna jalan dari arah Bogor menuju Karangtengah dan sebaliknya. Jalurnya tidak dapat dilintasi pengguna jalan dari Gerbang Tol Parungkuda menuju akses Karangtengah atau sebaliknya.
"Jalur ini hanya untuk kendaraan Golongan 1 nonbus dengan tinggi maksimal 2,1 meter dengan kecepatan maksimal 40 km per jam," ujar Hakim.
Jalan Tol Bocimi memiliki total panjang 54 kilometer. Hingga saat ini, ruas tol yang telah beroperasi mencapai 27,25 kilometer terdiri dari Seksi 1 (Ciawi-Cigombong) sepanjang 15,35 kilometer dan Seksi 2 (Cigombong-Cibadak) sepanjang 11,9 kilometer.
Seksi 1 telah beroperasi sejak 2018. Sedangkan Seksi 2 sejak 2023. Sementara itu, pengerjaan Seksi 3 masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. (H-4)