Tak hanya Darat, Mudik Gratis Sumut 2026 Jangkau Nias hingga Batam


Penulis: Yoseph Pencawan - 08 March 2026, 00:07 WIB
Dok. MI

PEMPROV Sumatra Utara (Sumut) kembali menghadirkan program Mudik Gratis untuk menyambut Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Mudik Gratis Sumut 2026 menyediakan 5.500 kursi yang mencakup moda transportasi darat, kereta api, hingga jalur laut ke Batam dan penyeberangan ke Kepulauan Nias.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly menyatakan, program ini merupakan solusi membantu bagi warga untuk pulang kampung dengan aman tanpa biaya. 

"Pendaftaran sudah dibuka secara daring melalui laman resmi hingga 10 Maret mendatang, namun akan ditutup lebih awal jika kuota terpenuhi," ujarnya, Sabtu (7/3).

Untuk moda darat, ungkapnya, tersedia 3.120 kursi dengan rute menuju Sibuhuan, Padangsidimpuan, hingga Barus. Sementara itu, moda kereta api menyediakan 1.300 kursi tujuan Rantau Prapat dan Tanjungbalai.

Untuk penyeberangan rute Sibolga–Gunungsitoli juga disiapkan bagi warga yang menuju Kepulauan Nias. Pemudik darat diharapkan tiba di Sibolga pada malam hari agar dapat langsung terkoneksi dengan keberangkatan kapal pukul 22.00 WIB.

"Selain itu, tersedia pula rute laut Belawan–Batam bagi 400 penumpang," imbuhnya.

Hingga saat ini, tercatat 4.500 pendaftar telah terverifikasi. Rochani menegaskan adanya aturan ketat dalam pengambilan tiket.

Menurut di, setelah mendaftar secara online, calon pemudik wajib mengambil tiket fisik secara offline dalam waktu maksimal dua hari. Jika lewat dari batas waktu tersebut, data akan otomatis dicoret dan kuota dialihkan kepada pengantre lain.

Untuk menjamin keselamatan, lanjut dia, Dishub Sumut bersama dengan pihak kepolisian juga melakukan ramp check kendaraan serta tes urine bagi para sopir.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut Riris Sijabat menambahkan, jalur mudik tahun ini mengalami sedikit penyesuaian.

"Khusus rute menuju Sibolga, bus mudik gratis akan dialihkan melalui Simpang Rampa – Poriaha karena jalur Batu Lobang masih dalam proses perbaikan," jelasny.

Langkah ini diambil untuk menghindari titik rawan kemacetan dan longsor arus mudik Lebaran 2026, untuk memastikan 5.500 pemudik sampai ke kampung halaman dengan selamat dan nyaman.  (H-3)