Pencuri Spesialis Hotel Ditangkap, Beraksi Pakai Batik dan Lanyard demi Kelabuhi Petugas


Penulis: Rahmatul Fajri - 16 February 2026, 15:56 WIB
Antara

SUBDIT Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar praktik pencurian spesialis hotel berbintang di wilayah Jakarta. Pelaku berinisial NW (43) ditangkap setelah kerap beraksi dengan modus menyamar sebagai karyawan atau peserta seminar untuk mengelabui petugas keamanan dan tamu hotel.

Aksi terakhir pelaku dilakukan di sebuah hotel mewah di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2/2026). Saat itu, pelaku memanfaatkan celah waktu makan siang untuk menggasak tas ransel milik seorang korban yang ditinggal di ruang rapat. Korban kehilangan laptop, ponsel, serta uang tunai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa penampilan necis pelaku menjadi kunci keberhasilan aksinya selama ini.

“Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang ramai. Dengan berpenampilan rapi mengenakan baju batik dan kalung identitas (lanyard), ia leluasa masuk ke ruang pertemuan tanpa memicu kecurigaan,” ujar Budi melalui keterangannya, Senin (16/2/2026).

Terdeteksi Lewat Rekaman CCTV

Penangkapan NW bermula dari analisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Tim Resmob menemukan adanya kemiripan pola dan ciri fisik pelaku dengan dua kasus serupa yang terjadi pada Agustus dan Oktober 2025 di kawasan Jakarta Pusat.

Setelah melakukan penelusuran intensif, polisi akhirnya menciduk NW di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat (13/2/2026). Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti "seragam" aksinya, mulai dari baju batik, kacamata hitam, hingga lanyard yang digunakan untuk penyamaran.

Budi mengatakan saat ini NW tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Polisi menduga pelaku telah beraksi di lebih banyak lokasi mengingat kemahirannya memanfaatkan kelengahan di ruang publik.

Budi mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, meskipun berada di lingkungan hotel yang tampak aman.

“Kami ingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Jika melihat hal mencurigakan atau menjadi korban kejahatan, segera hubungi layanan kepolisian 110 yang tersedia 24 jam,” kata Budi. (Faj/I-1)