Iran Sinyalkan Israel di Balik Serangan Bandara Azerbaijan, Picu Perpecahan Negara-negara Muslim
IRAN menyebut bahwa Israel ada di balik serangan drone terhadap Azerbaijan. Kantor berita resmi Iran, IRNA melaporkan bahwa Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan Israel memiliki riwayat melakukan operasi semacam itu untuk menimbulkan perpecahan antara negara-negara Muslim, Kamis (5/3).
Laporan juga menegaskan bahwa penyelidikan menunjukkan serangan tersebut dilakukan oleh Israel untuk menjebak Iran.
Disebutkan dalam laporan IRNA bahwa Iran tidak meluncurkan serangan drone apapun ke Azerbaijan. Pasalnya, Iran menghormati kedaulatan semua negara, terutama negara-negara tetangga dan negara-negara Muslim.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Azerbaijan menuding Iran melancarkan serangan drone ke Bandara Nakhchivan dari wilayah Iran.
Berdasarkan keterangan Kemenlu Azerbaijan, serangan terjadi tengah hari waktu setempat, Kamis (5/3) dan menghantam gedung terminal Bandar Udara Internasional Nakhchivan.
Dua warga sipil terluka akibat serangan itu selain adanya kerusakan fasilitas publik.
Sebuah drone lain juga dilaporkan jatuh di dekat sebuah sekolah di Desa Shakarabad.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengaku bersiap terhadap serangan balasan apabila diperlukan.
Pemerintah Azerbaijan menyebut bahwa serangan itu merupakan pelanggaran terhadap norma dan prinsip hukum internasional yang dapat meningkatkan ketegangan regional.
Merespons serangan, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan memanggil utusan Iran di Baku untuk melayangkan protes.
Sebelumnya ketegangan di Timu Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melayangkan serangan sepihak terhadap Iran, pada Sabtu (28/2). Iran membalas dengan meluncurkan rudal-rudal ke sejumlah fasilitas milik Israel dan pangkalan militer AS. (Ant/H-4)