Serangan ke Konsulat AS di Dubai, Negara Teluk Siaga Balas Iran


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 04 March 2026, 12:51 WIB
AFP

SERANGAN drone mengguncang Konsulat Amerika Serikat di Dubai di tengah eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran, memperluas ketegangan yang kini menjalar ke sejumlah negara Teluk dan Eropa.

Kantor Media Dubai menyatakan insiden itu memicu kebakaran di sekitar area konsulat, namun api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh tim tanggap darurat.

"Otoritas Dubai telah mengkonfirmasi bahwa kebakaran akibat insiden terkait drone di dekat Konsulat AS telah berhasil dipadamkan," kata kantor media dalam sebuah unggahan di media sosial, Selasa (3/3).

"Tim darurat segera merespons. Tidak ada cedera yang dilaporkan," tambahnya.

Sebelumnya, fasilitas diplomatik Amerika Serikat juga diserang di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Rangkaian serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Teheran dilaporkan terus menargetkan kepentingan AS di kawasan Timur Tengah setelah serangan gabungan AS-Israel menghantam Teheran dan sejumlah kota lain pada Sabtu, (28/2).

Konflik tersebut kian meluas dengan dampak yang menjalar ke sejumlah negara Teluk dan Eropa. Ledakan dilaporkan terjadi di Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Irak.

Serangan juga disebut menyasar pangkalan militer Inggris di Siprus. Insiden itu terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengizinkan Amerika Serikat menggunakan fasilitas pangkalan Inggris untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Sejumlah negara Teluk dan Eropa merespons insiden di wilayah mereka dengan menegaskan hak untuk membela diri. Mereka mengindikasikan kemungkinan langkah balasan terhadap Iran yang dinilai telah melanggar kedaulatan teritorial.

Di tengah meningkatnya ketegangan, perhatian juga tertuju pada sikap Rusia dan Tiongkok. Dua negara yang dikenal sebagai sekutu Iran tersebut telah mengecam serangan AS-Israel, namun sejauh ini belum menunjukkan langkah konkret dalam merespons eskalasi konflik di kawasan. (Al Jazeera/H-4)