Persaingan Ketat! 10 Jurusan Favorit ITS di SNBP 2026 dan Rasio Pendaftar
SELEKSI Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menunjukkan tingginya persaingan masuk perguruan tinggi negeri, termasuk di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sejumlah program studi di kampus tersebut tercatat memiliki tingkat keketatan yang sangat tinggi, mencerminkan minat besar calon mahasiswa terhadap jurusan-jurusan unggulan.
Data resmi SNPMB menunjukkan bahwa jurusan dengan tingkat keketatan tertinggi didominasi oleh bidang teknologi dan rekayasa. Tingkat keketatan dihitung dari perbandingan jumlah pendaftar dengan daya tampung di masing-masing program studi.
Berikut 10 jurusan terketat di ITS pada SNBP 2026 beserta rasio keketatannya:
1. Teknik Informatika
Rasio sekitar 1:45 (1 diterima dari 45 pendaftar), menjadikannya jurusan paling kompetitif di ITS.
2. Sistem Informasi
Rasio sekitar 1:40, didorong tingginya minat pada bidang digital dan data.
3. Teknik Industri
Rasio sekitar 1:35, diminati karena fleksibilitas karier di berbagai sektor industri.
4. Teknik Elektro
Rasio sekitar 1:33, relevan dengan perkembangan energi dan teknologi elektronik.
5. Teknik Sipil
Rasio sekitar 1:30, tetap menjadi pilihan utama di sektor pembangunan infrastruktur.
6. Arsitektur
Rasio sekitar 1:28, menggabungkan aspek teknik dan kreativitas desain.
7. Teknik Mesin
Rasio sekitar 1:27, penting dalam industri manufaktur dan otomotif.
8. Teknik Kimia
Rasio sekitar 1:25, berperan besar dalam industri proses dan energi.
9. Statistika
Rasio sekitar 1:24, meningkat seiring kebutuhan analisis data di berbagai sektor.
10. Teknik Lingkungan
Rasio sekitar 1:22, semakin diminati karena isu keberlanjutan dan lingkungan.
Persaingan ketat ini menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil pendaftar yang berhasil lolos seleksi. Pada jurusan teratas, peluang diterima bahkan berada di bawah 3 persen.
Pihak SNPMB menegaskan bahwa SNBP menilai calon mahasiswa berdasarkan prestasi akademik dan non-akademik selama di sekolah. Konsistensi nilai rapor serta portofolio menjadi faktor utama dalam seleksi.
Selain itu, tren pemilihan jurusan juga dipengaruhi oleh kebutuhan industri. Bidang teknologi digital, data, dan rekayasa menjadi sektor dengan prospek kerja tinggi, sehingga terus menarik minat siswa.
Dengan tingkat keketatan yang semakin tinggi, calon peserta SNBP disarankan untuk mempertimbangkan strategi pemilihan jurusan secara matang, menyesuaikan minat, kemampuan, serta peluang lolos di setiap program studi. (Apuan Iskandar/E-4)