13 Dampak Sering Konsumsi Makanan Berlemak
MAKANAN berlemak adalah makanan yang mengandung kadar lemak cukup tinggi, baik lemak jenuh, lemak tak jenuh, maupun lemak trans.
Lemak sebenarnya merupakan salah satu zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi dan untuk membantu penyerapan vitamin. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, terutama lemak jenuh dan lemak trans dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Berikut 13 Dampak Sering Konsumsi Makanan Berlemak
1. Berat Badan Naik
Kalori tinggi pada makanan berlemak bisa memicu penambahan berat badan.
2. Kolesterol Meningkat
Lemak jenuh dapat menaikkan kadar kolesterol LDL.
3. Risiko Penyakit Jantung
Penumpukan kolesterol di pembuluh darah meningkatkan risiko penyakit jantung.
4. Risiko Stroke
Sumbatan pembuluh darah bisa meningkatkan kemungkinan stroke.
5. Tekanan Darah Tinggi
Pola makan tinggi lemak sering berkaitan dengan hipertensi.
6. Risiko Diabetes Tipe 2
Obesitas akibat konsumsi lemak berlebih bisa meningkatkan risiko diabetes.
7. Penumpukan Lemak di Perut
Lemak visceral berbahaya karena berkaitan dengan gangguan metabolisme.
8. Mudah Lelah
Tubuh terasa berat dan kurang bertenaga.
9. Gangguan Pencernaan
Makanan berlemak bisa menyebabkan mual, kembung, atau diare pada sebagian orang.
10. Kulit Berminyak dan Jerawat
Konsumsi lemak berlebih dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit.
11. Perlemakan Hati
Asupan lemak tinggi bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati.
12. Gangguan Tidur
Makan berlemak tinggi sebelum tidur bisa mengganggu kualitas tidur.
13. Risiko Penyakit Kronis
Dalam jangka panjang, pola makan tinggi lemak tidak sehat meningkatkan risiko penyakit kronis.
Agar lebih sehat, pilih lemak sehat seperti alpukat, ikan, kacang-kacangan, batasi gorengan dan makanan cepat saji, perbanyak sayur dan buah, serta imbangi dengan olahraga rutin. (Z-4)
Sumber: vinmec, alodokter