Ivanna Ortiz Mengaku tidak Bersalah dalam Kasus Penembakan Rumah Rihanna


Penulis:  Thalatie K Yani - 26 March 2026, 07:42 WIB
Media Sosial X

IVANNA Lisette Ortiz, 35, perempuan asal Florida yang dituduh melepaskan tembakan ke arah kediaman bintang pop dunia, Rihanna, resmi menyatakan dirinya tidak bersalah. Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Los Angeles County pada Rabu waktu setempat, Ortiz menepis dakwaan percobaan pembunuhan dan belasan tuntutan hukum lainnya.

Insiden mencekam tersebut terjadi pada 8 Maret lalu pukul 13.15 waktu setempat di kawasan Beverly Crest, Los Angeles. Ortiz diduga memberondong rumah mewah Rihanna dengan senapan semi-otomatis jenis AR. Meski sekitar 20 tembakan dilepaskan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Target Serangan dan Barang Bukti

Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa serangan tersebut diduga ditujukan kepada Rihanna (Robyn Fenty), pasangannya A$AP Rocky (Rakim Mayers), ketiga anak balita mereka, serta ibu Rihanna, Monica Fenty, yang saat itu berada di lokasi. Selain keluarga inti, beberapa orang lain yang berada di properti yang berdekatan juga tercatat sebagai korban dalam dokumen tuntutan.

Jaksa penuntut, Alexander Bott, memaparkan fakta-fakta yang memberatkan Ortiz di hadapan hakim. Ia menyebutkan Ortiz diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Salah satu buktinya adalah ditemukannya sebuah wig yang disiapkan sebagai alat penyamaran.

"Ortiz dituduh melepaskan sekitar 20 tembakan dari senjata gaya AR yang membahayakan banyak nyawa," ungkap kantor Kejaksaan Wilayah (DA) kepada BBC.

Ancaman Penjara Seumur Hidup

Atas tindakan nekatnya, Ortiz yang berprofesi sebagai ahli patologi wicara ini menghadapi rentetan dakwaan berat. Selain percobaan pembunuhan, ia dijerat dengan 10 dakwaan penyerangan menggunakan senjata api semi-otomatis dan tiga dakwaan menembaki tempat tinggal yang berpenghuni.

Jika terbukti bersalah atas semua tuduhan tersebut, Ortiz terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. Saat ini, ia masih mendekam di tahanan dengan jaminan yang ditetapkan sebesar US$1,875 juta atau sekitar Rp29,6 miliar.

Hakim juga telah mengeluarkan perintah yang melarang Ortiz untuk berpraktik sebagai ahli patologi wicara di wilayah California selama proses hukum berlangsung.

Kronologi Penangkapan

Berdasarkan laporan kepolisian, Ortiz diduga mengendarai mobil ke depan rumah Rihanna, melepaskan tembakan berkali-kali, lalu melarikan diri. Pihak berwenang berhasil melacak keberadaannya melalui mobil Tesla putih miliknya yang ditemukan di sebuah pusat perbelanjaan di Sherman Oaks, sekitar 12 kilometer dari lokasi kejadian. Di sanalah Ortiz akhirnya diringkus tanpa perlawanan.

Ortiz dijadwalkan kembali menghadiri persidangan untuk pemeriksaan pendahuluan pada 8 April mendatang. Hingga saat ini, pihak perwakilan Rihanna maupun pengacara Ortiz belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan kasus ini. (BBC/Z-2)