Pansela Bisa Jadi Alternatif Jalur Mudik dengan Panorama Pantai Selatan Jawa


Penulis: Ihfa Firdausya - 18 March 2026, 12:43 WIB
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

JALUR Pantai Selatan atau Pansela Pulau Jawa dapat dimanfaatkan sebagai alternatif perjalanan mudik Lebaran 2026. Selain membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalur Pantai Utara (Pantura) dan Jalan Tol Trans Jawa, Pansela juga menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama pesisir selatan Pulau Jawa.

“Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan mudik bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utama seperti kawasan Cikampek, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa,” kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam keterangan yang dikutip, Rabu (18/3).

Jalur Pantai Selatan Pulau Jawa membentang dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur. Dengan panjang lebih dari 1.500 kilometer, jalur ini melintasi lima provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Di sepanjang koridor jalur Pansela, pemudik dapat menikmati berbagai panorama wisata pesisir selatan Pulau Jawa. Mulai dari Pantai Rancabuaya dan Pantai Pangandaran di Jawa Barat, Pantai Parangtritis di DI Yogyakarta, hingga kawasan Pantai Sendang Biru di Jawa Timur yang menjadi pintu menuju Pulau Sempu.

Menteri PU pun memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional agar perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

Sebagai bagian dari peningkatan keandalan infrastruktur di koridor Pansela, Kementerian PU telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan preservasi dan rehabilitasi. Salah satunya rehabilitasi Jembatan Cidahon pada ruas jalan nasional Cilaki–Rancabuaya di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Rehabilitasi jembatan sepanjang 50,7 meter tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Ditjen Bina Marga sejak Oktober 2025 dan telah selesai 100%. Pekerjaan rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan keandalan struktur jembatan serta keselamatan pengguna jalan.

Selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, Kementerian PU juga menyiapkan posko-posko di berbagai ruas jalan nasional di seluruh Indonesia, termasuk pada jalur Pansela mulai dari Banten hingga Jawa Timur. 

“Secara nasional, sebanyak 496 posko mudik telah disiagakan serta dukungan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) berupa peralatan dan material penanganan darurat untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” pungkasnya. (H-4)