VENEZUELA memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, mencapai sekitar 300 sampai 330 miliar barel atau setara 17 sampai 20 persen cadangan minyak global, dengan nilai ekonomi sekitar US$17 triliun berdasarkan harga US$57 per barel. Cadangan ini bahkan melebihi milik Arab Saudi, Iran, dan Irak, menjadikan Venezuela sebagai negara dengan sumber daya minyak yang sangat strategis di pasar energi global.

Namun, kekayaan cadangan ini kontras dengan kapasitas produksinya yang rendah. Produksi historis Venezuela pernah mencapai 3 juta barel per hari, tetapi kini hanya berkisar antara 300.000 hingga 1 juta barel per hari, atau kurang dari satu persen produksi minyak dunia. Penurunan ini dipicu oleh sanksi Amerika Serikat, minimnya investasi, dan infrastruktur yang sudah usang sejak era 1970-an. Bagi Amerika Serikat, produsen minyak terbesar dengan produksi sekitar 13,5 juta barel per hari yang mayoritas ringan untuk bensin, minyak berat Venezuela sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan solar dan bahan bakar industri berat, sehingga cadangan minyak dan gas Venezuela menjadi target strategis dalam konteks ekonomi dan geopolitik global.