KISAH Bilqis Ramdhani, anak berusia empat tahun yang hilang di Makassar dan ditemukan di pedalaman Jambi, membuka tabir rumit antara kasih, adat, dan hukum. Setelah seminggu pencarian, polisi menemukan Bilqis tinggal bersama komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang telah menganggapnya sebagai anak sendiri. Tanpa mengetahui bahwa ia korban penculikan, warga SAD mengaku menerima Bilqis dari pasangan asal Jambi dengan imbalan uang sekitar Rp80 juta.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis, melalui dua hari negosiasi di tengah hutan, hingga akhirnya Bilqis diserahkan kembali tanpa uang tebusan.