TANGGAL 12 Oktober 2025 menjadi momen yang berat bagi para pendukung Timnas Indonesia. Bak hari patah hati nasional, semua pencinta timnas kecewa lantaran harapan besar untuk melihat ‘Garuda’ terbang tinggi di Piala Dunia 2026 akhirnya kandas. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak di babak keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia menutup peluang Indonesia menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu. Padahal, peluang kali ini dianggap lebih terbuka seiring diperluasnya jumlah peserta menjadi 48 negara. Federasi pun sempat memandangnya sebagai kesempatan emas, meski dalam peta jalan atau blueprint PSSI, target realistis untuk tampil di Piala Dunia sebenarnya dipatok pada 2038.

Namun, hasil di putaran ketiga dan keempat menunjukkan bahwa perjalanan menuju panggung dunia itu masih panjang. Babak keempat menjadi ujian sesungguhnya bagi Indonesia. Format laga yang singkat, tanpa sistem kandang-tandang, mempertemukan ‘Garuda’ dengan tim-tim kuat Asia yang sudah terbiasa menembus Piala Dunia. Arab Saudi, yang telah tiga kali menjuarai Piala Asia, dan Irak, yang pernah satu kali juara Piala Asia, menjadi lawan yang terlalu tangguh untuk ditaklukkan.