CHARLIE Kirk, pendiri dan CEO Turning Point USA, ditembak mati saat menghadiri acara organisasi konservatifnya di Utah Valley University, Rabu 10 September 2025, di hadapan sekitar 3.000 peserta. Kirk dikenal vokal menentang liberalisme kampus, meremehkan pandemi Covid-19, dan sering menyinggung isu ras serta imigrasi untuk kepentingan politik kanan. Keberadaannya di lingkaran dekat Trump menjadikannya salah satu wajah muda konservatisme radikal AS, meski kerap dikritik karena memicu polarisasi politik dan menyebarkan narasi “perang budaya”.

Sumber: FBI/Al Jazeera/Litbang MI