Hiroh Phone, Inovasi Ponsel Pintar dengan Kendali Privasi Fisik Resmi Meluncur
INDUSTRI teknologi kembali menghadirkan solusi keamanan data melalui peluncuran Hiroh Phone di ajang MWC 2026. Ponsel Android seharga US$1.100 (Sekitar Rp19 juta) ini menonjolkan fitur keamanan berbasis perangkat keras (hardware) yang jarang ditemukan pada ponsel komersial lainnya.
Keunggulan Kendali Fisik Anti-Sadap
Berbeda dengan sistem keamanan berbasis perangkat lunak yang masih bisa diretas, Hiroh menggunakan dua sakelar fisik untuk perlindungan total.
Sakelar di sisi kiri berfungsi memutus sirkuit kamera dan mikrofon secara manual setelah dimatikan, tidak ada aplikasi yang bisa mengakses sensor tersebut. Sementara itu, sakelar di sisi kanan bertindak sebagai "Mode Pesawat Fisik" yang memutus seluruh konektivitas termasuk Wi-Fi dan Bluetooth untuk mencegah kebocoran lokasi.
Spesifikasi Teknis dan Perangkat Lunak
Meskipun berfokus pada privasi, Hiroh tetap membawa spesifikasi kelas atas. Ponsel ini ditenagai chipset Dimensity 8300 dengan RAM 16GB dan penyimpanan internal 256GB (dapat diperluas hingga 2TB via microSD). Layarnya berukuran 6,67 inci, dilengkapi kamera utama berkekuatan 108 megapiksel serta kamera telefoto dan ultra-lebar.
Untuk urusan sistem operasi, pengguna diberikan pilihan antara Android standar atau EOS, sebuah sistem operasi open-source dari Murena yang telah dimodifikasi untuk memblokir pelacak, iklan, dan menyembunyikan alamat IP melalui jaringan TOR.
Ketersediaan
Hiroh direncanakan mulai tersedia di pasar pada akhir April 2026. Sesuai regulasi Uni Eropa, perangkat ini dijamin mendapatkan pembaruan keamanan dan perangkat lunak selama lima tahun.
Dengan pendekatan yang lebih bersahabat bagi pengguna awam dibandingkan kompetitornya seperti Punkt MC03, Hiroh menjadi opsi menarik bagi mereka yang ingin menjaga privasi tanpa kehilangan kenyamanan menggunakan ponsel pintar modern. (CNET/Z-2)