7 Fitur AI di Samsung Galaxy S26 Series yang Bikin Kerja Lebih Efisien


Penulis: Intan Safitri - 03 March 2026, 12:57 WIB
samsung

SAMSUNG kembali menekan gas di ranah kecerdasan buatan lewat kehadiran Samsung Galaxy S26 Series. Bukan sekadar tempelan fitur pintar, AI di lini ini dirancang untuk memangkas langkah, mempercepat keputusan, dan mengurangi aktivitas bolak-balik aplikasi. Buat pengguna yang mobilitasnya tinggi, pendekatannya jelas, lebih cepat, lebih ringkas, lebih relevan.

Berikut tujuh fitur AI yang paling terasa dampaknya dalam penggunaan harian.

1. Now Brief: Ringkasan Harian Tanpa Ribet

Now Brief bekerja seperti asisten personal yang merangkum agenda, pengingat, hingga info penting dalam satu tampilan. Alih-alih buka kalender, email, dan aplikasi cuaca satu per satu, pengguna cukup lihat ringkasan yang sudah dikurasi AI sesuai kebiasaan dan prioritas. Simpel, tapi menghemat waktu.

2. Now Nudge: Saran Kontekstual Real-Time

Now Nudge membaca konteks aktivitas di layar dan memberi rekomendasi tindakan cepat. Misalnya saat membahas lokasi di chat, sistem langsung menyarankan buka peta. Tidak perlu pindah aplikasi manual. Fitur ini terasa kecil, tapi dalam ritme kerja cepat, efisiensinya signifikan.

3. Circle to Search: Cari Apa Pun Langsung dari Layar

Fitur Circle to Search yang dikembangkan bersama Google memungkinkan pengguna melingkari objek di layar untuk langsung mencari informasinya. Di S26 Series, kemampuannya ditingkatkan, termasuk mengenali beberapa objek sekaligus. Cocok untuk riset cepat, identifikasi produk, atau sekadar cari referensi visual tanpa screenshot dan upload manual.

4. Integrasi Gemini: Tugas Kompleks Jadi Satu Perintah

Kolaborasi dengan Google Gemini membawa konsep AI agentik ke level praktis. Pengguna bisa memberi satu instruksi yang terdiri dari beberapa langkah, misalnya cari restoran, cek rating, lalu kirim lokasinya ke teman. AI mengerjakan alurnya tanpa perlu buka banyak aplikasi.

5. Bixby yang Lebih Natural

Asisten suara Bixby kini lebih paham bahasa sehari-hari. Perintah tidak harus kaku atau spesifik. Cukup ucapkan kebutuhan secara natural, sistem akan menerjemahkan dan menjalankan tugasnya. Pengalaman jadi lebih intuitif.

6. Photo Assist dan Creative Tools

Untuk urusan visual, AI membantu lewat Photo Assist yang bisa menghapus objek atau menyesuaikan komposisi secara otomatis. Ada juga fitur kreatif untuk membuat stiker, wallpaper, atau elemen visual lain langsung dari perangkat. Editing tidak lagi terasa teknis dan panjang.

7. Keamanan Berbasis AI di Perangkat

Samsung juga menanamkan sistem deteksi penipuan berbasis AI yang berjalan langsung di perangkat. Artinya, analisis dilakukan tanpa harus mengirim data ke server eksternal. Kombinasi efisiensi dan privasi ini jadi nilai tambah penting.

AI di Galaxy S26 Series bukan sekadar fitur demo saat peluncuran. Implementasinya fokus pada penggunaan sehari-hari. Buat pengguna yang ingin semua serba cepat dan praktis, inilah arah baru smartphone flagship yang lebih cerdas dan relevan. (Samsung Newsroom/Z-2)