Matahari Lepaskan Ledakan Terkuat, Bumi Bisa Kena Dampaknya!
AKTIVITAS Matahari benar-benar “bangun” minggu ini. Sebuah ledakan dahsyat kelas X, yang merupakan jenis letusan terkuat dari Matahari, baru saja terjadi dan langsung diikuti oleh coronal mass ejection (CME) berukuran sangat besar.
CME ini melaju cepat dan mengarah langsung ke Bumi. Para ilmuwan memperkirakan dampaknya bisa terasa dalam waktu 24 jam ke depan.
Dalam visual yang dirilis, terlihat kilatan suar Matahari yang sangat terang, sementara di sisi lain tampak semburan plasma raksasa yang terlepas dari Matahari dan meluncur ke ruang angkasa.
Bumi Berpotensi Dilanda Badai Geomagnetik
Menurut prakiraan UK Met Office, jika CME ini tiba sesuai jadwal dan memiliki arah medan magnet yang tepat, Bumi bisa mengalami badai geomagnetik kuat (G3) bahkan hingga parah (G4).
Jika skenario terburuk terjadi, aurora atau cahaya utara berpeluang terlihat jauh lebih ke selatan dari biasanya. Wilayah yang jarang mengalami fenomena ini, seperti California Utara hingga Alabama, berpotensi ikut menyaksikannya.
Saat ini, para pakar cuaca antariksa masih sibuk mengolah data dan menjalankan simulasi untuk memastikan kapan tepatnya CME akan tiba dan seberapa besar dampaknya.
Kenapa Arah Medan Magnet Sangat Menentukan?
Meski CME terlihat mengancam, dampaknya belum bisa dipastikan sepenuhnya. Semua bergantung pada arah medan magnet yang dibawanya.
- Jika medan magnet CME mengarah ke selatan, energi Matahari bisa “menembus” perisai magnet Bumi dan memicu badai kuat.
- Jika mengarah ke utara, sebagian besar energi akan terpental dan dampaknya relatif kecil.
- Dalam beberapa kasus, medan magnet bisa berubah-ubah, menyebabkan kondisi geomagnetik naik turun dan sulit ditebak.
Arah ini baru benar-benar bisa dipastikan ketika CME sudah mendekati Bumi dan terdeteksi langsung oleh satelit pemantau seperti DSCOVR dan ACE.
Ledakan X-Class, Seberapa Kuat?
Suar Matahari diklasifikasikan dari yang paling lemah hingga paling kuat: A, B, C, M, dan X. Kelas X berada di puncak daftar dan merupakan yang paling berenergi.
Ledakan kali ini tercatat sebagai X1.9, tergolong sangat kuat. Letusan ini berasal dari wilayah bintik Matahari AR4341 dan mencapai puncaknya pada pukul 13.09 EST.
Dampaknya langsung terasa di Bumi, dengan gangguan komunikasi radio di wilayah yang sedang siang hari, terutama di kawasan Amerika.
Apa Dampaknya bagi Kehidupan di Bumi?
Jika CME ini benar-benar menghantam Bumi, beberapa dampak yang mungkin terjadi antara lain:
- Gangguan pada satelit dan sistem komunikasi
- Penurunan akurasi GPS
- Peningkatan hambatan atmosfer bagi wahana antariksa
- Aktivitas aurora yang jauh lebih terang dan meluas
Meski terdengar mengkhawatirkan, peristiwa seperti ini juga menjadi kesempatan langka bagi para pengamat langit untuk menyaksikan fenomena alam yang luar biasa.
Kesimpulan
Dalam satu hingga dua hari ke depan, perhatian dunia sains akan tertuju pada Matahari. Apakah CME ini akan benar-benar memicu badai besar, atau justru melemah sebelum mencapai Bumi, semuanya masih bergantung pada faktor yang belum sepenuhnya bisa diprediksi.