Frenkie de Jong Sebut VAR Skandal, Gol Cubarsi Barcelona Dianulir


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 13 February 2026, 21:19 WIB
dok.MI

GELANDANG FC Barcelona Frenkie de Jong meluapkan kekecewaannya usai gol Pau Cubarsi dianulir VAR dalam kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026. Ia bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai skandal karena menilai tidak ada pelanggaran offside.

"Ini skandal," kata Frenkie de Jong mengecam keputusan untuk membatalkan gol Pau Cubarsi untuk Barcelona.

Gol Cubarsi tercipta di awal babak kedua dan sempat dianggap memperkecil ketertinggalan Barcelona menjadi 1-4. Namun, setelah proses pemeriksaan VAR yang berlangsung sekitar delapan menit, gol tersebut dibatalkan karena dinilai terjadi offside dalam prosesnya.

Dalam laga yang digelar di Stadion Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB, Barcelona akhirnya takluk 0-4 dari Atletico Madrid. Seusai pertandingan, De Jong mengaku sulit menerima keputusan tersebut.

"Saya melihat gambarnya setelah pertandingan dan Anda bisa dengan jelas melihat tidak ada offside. Dalam gambar yang ditayangkan di televisi terkait offside itu, Anda tidak bisa melihat momen sentuhan dengan bola, lalu Anda melihat gambar saat Fermin menembak dan bek berada satu meter di belakang Robert. Saya pikir itu sangat aneh," sebut De Jong.

Penundaan panjang sebelum keputusan akhir diumumkan memicu kebingungan di lapangan. Para pemain Barcelona tampak menunggu dengan tanda tanya, sementara pendukung tuan rumah terus memberikan tekanan dari tribun.

De Jong juga menilai wasit utama tidak sepenuhnya dapat disalahkan karena keputusan akhir berada di tangan tim VAR.

"Dia, Martinez Munuera, tidak bisa berbuat banyak karena dia juga menunggu. Dia tidak memiliki gambar atau video itu. Namun, VAR memilikinya. Gambar yang saya lihat, jika itu bukan AI, yang sekarang Anda bahkan tidak bisa lagi membedakannya. Jika itu memang fotonya, ini adalah skandal karena sangat jelas," tegasnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan keraguan De Jong terhadap transparansi proses pengambilan keputusan yang dilakukan melalui VAR.

Kekecewaan Barcelona tak hanya berhenti pada gol yang dianulir. Tim tamu juga memprotes keputusan wasit yang tidak mengeluarkan kartu merah kepada Giuliano Simeone setelah melakukan dua tekel keras terhadap Alejandro Balde.

Situasi tersebut membuat kubu Barcelona merasa dirugikan dalam sejumlah momen penting pertandingan. Kombinasi antara gol yang dibatalkan dan keputusan disiplin yang dinilai lunak semakin mempertegang suasana laga.

Kontroversi ini diperkirakan akan terus menjadi perdebatan, khususnya terkait konsistensi penggunaan VAR dalam pertandingan-pertandingan besar musim ini. (barcablaugranes/Fer)