Mentalitas Juara City Bikin Liverpool Terpukul


Penulis: Dhika Kusuma Winata - 09 February 2026, 15:09 WIB
ManCity.com

MANCHESTER City berhasil memetik kemenangan krusial 2-1 atas Liverpool lewat drama menit-menit akhir dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (8/2) malam.

Kemenangan bersejarah ini tidak hanya menjaga asa The Citizens dalam memburu gelar juara, tetapi juga diwarnai ketegangan antara Pep Guardiola dan kepemimpinan wasit terkait dianulirnya gol spektakuler Rayan Cherki.

Manchester City nyaris pulang tanpa angka setelah tertinggal hingga enam menit jelang laga usai. Tuan rumah memimpin lebih dulu melalui tendangan bebas melengkung Dominik Szoboszlai. Namun, mentalitas juara City berbicara di fase kritis. Bernardo Silva menyamakan kedudukan pada menit ke-84, sebelum Erling Haaland memastikan tiga poin lewat eksekusi penalti pada masa tambahan waktu.

Bernardo Silva mengakui beban besar dalam laga ini. "Kami semua sudah tahu sebelum pertandingan, kalau kami kalah, perburuan gelar mungkin sudah berakhir. Kami merasa harus menang," ujar Silva. Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi City di Anfield dengan kehadiran penonton sejak 2003, sekaligus memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, menjadi enam poin.

Meski menang, Pep Guardiola tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit. Sorotan tertuju pada gol Rayan Cherki yang dianulir; Cherki melepaskan tembakan dari tengah lapangan ke gawang kosong saat Alisson Becker maju membantu serangan. VAR menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran dalam duel antara Haaland dan Szoboszlai sebelumnya.

Insiden tersebut berujung kartu merah bagi Szoboszlai, namun Guardiola menilai prosesnya terlalu bertele-tele. “Ayolah wasit, sahkan saja golnya dan kita pulang,” sindir Guardiola yang merasa frustrasi dengan gangguan drama di lapangan. 

Telah berkembang jauh

Di sisi lain, pelatih Liverpool Arne Slot mencoba tetap positif meski hasil di papan skor berkata lain. Ia merasa Liverpool telah berkembang jauh dibandingkan beberapa bulan lalu, namun sering kali gagal mendapatkan hasil yang pantas.

"Berkali-kali musim ini kami tidak mendapatkan apa yang menurut saya layak kami terima, dan ini kembali terjadi," kata Slot. Ia juga menyoroti insiden di babak pertama saat Marc Guehi hanya diganjar kartu kuning meski menarik Mohamed Salah yang dalam posisi bebas.

Kekalahan ini kian menjauhkan Liverpool dari zona Liga Champions. The Reds kini tertahan di peringkat keenam dengan hanya mengantongi satu kemenangan dari tujuh laga di tahun 2026. Sebaliknya, bagi City, hasil ini menjadi pesan kuat bagi Arsenal bahwa perburuan gelar juara masih jauh dari kata usai. (AFP/I-1)