Paris FC vs Angers Skor Kacamata: Masalah Lini Depan Hantui Skuad Stéphane Gilli 


Penulis:  Thalatie K Yani - 26 January 2026, 05:49 WIB
Paris FC

PARIS FC kembali gagal memaksimalkan laga kandang setelah bermain imbang tanpa gol melawan Angers SCO dalam lanjutan pekan ke-19 Ligue 1 di Stadion Jean-Bouin, Minggu. Hasil ini memperpanjang catatan buruk tim promosi tersebut yang belum lagi merasakan kemenangan di markas sendiri sejak awal Oktober lalu.

Meski hanya meraih satu poin, posisi Paris FC (peringkat ke-14) masih relatif aman dalam persaingan menghindari degradasi. Mereka tetap menjaga selisih enam poin dari Nantes yang berada di zona play-off. Namun, hasil imbang ini membuang peluang emas bagi skuat asuhan Stéphane Gilli untuk memangkas jarak poin dengan Angers yang kini duduk di peringkat ke-11.

Lini Depan yang Tumpul

Permasalahan utama Paris FC dalam laga ini adalah minimnya penyelesaian akhir yang klinis. Jean-Philippe Krasso, yang dipasang sebagai ujung tombak, tampil tidak efektif dan gagal menambah pundi-pundi golnya di Ligue 1 musim ini. Ia sempat mendapatkan peluang melalui umpan cerdik Ilan Kebbal, namun terlambat mengeksekusi hingga memicu kekecewaan rekan setimnya.

Upaya pergantian pemain dengan memasukkan Willem Geubbels dan pemain baru Luca Koleosho pun belum membuahkan hasil. Koleosho, yang mencatatkan debut manis pekan lalu, hampir saja menjadi pahlawan kemenangan andai sepakannya pada menit ke-86 tidak membentur tiang gawang. Dengan hasil ini, Paris FC tercatat sudah tidak mencetak gol di kandang sendiri selama 240 menit pertandingan.

Pertahanan Solid Jadi Modal Berharga

Di balik tumpulnya lini serang, ada sisi positif yang ditunjukkan lini belakang Paris FC. Sejak beralih ke formasi tiga bek tengah di awal tahun 2026, pertahanan mereka tampak jauh lebih solid. Di bawah kepemimpinan kapten Timothée Kolodziejczak, barisan belakang Paris FC jarang sekali berada dalam posisi terancam.

Angers hanya mampu memberikan satu ancaman serius melalui tendangan Jimmy Allevinah yang membentur mistar gawang pada menit ke-73. Soliditas lini belakang ini menjadi modal penting, mengingat pada laga berikutnya mereka akan menjamu Marseille yang dikenal memiliki lini serang tertajam di Ligue 1.

Strategi Transfer Keluarga Arnault

Target utama yang ditetapkan oleh pemilik baru dari keluarga Arnault adalah mempertahankan posisi di kasta tertinggi Perancis. Meski memiliki dukungan finansial yang besar, manajemen klub menegaskan tidak akan menghamburkan uang dalam bursa transfer musim dingin ini. Namun, melihat performa lini depan yang kurang menggigit, urgensi untuk mendatangkan seorang penyelesaian akhir yang andal kian terasa sebelum jendela transfer ditutup.

Paris FC kini dituntut untuk segera menemukan formula serangan yang tepat jika ingin meraih poin penuh di hadapan pendukung mereka sendiri pada laga-laga mendatang. (AFP/Z-2)