Senegal vs Maroko: Senegal Sempat Mogok Main AFCON Sebelum Akhirnya Bungkam Maroko


Penulis:  Thalatie K Yani - 19 January 2026, 05:16 WIB
CAF Online

LAGA final Piala Afrika (AFCON) antara Senegal melawan tuan rumah Maroko berakhir dengan drama luar biasa. Skuad Senegal sempat menolak untuk melanjutkan pertandingan dan mencoba meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan penalti kontroversial yang diberikan wasit pada masa injury time.

Ketegangan memuncak pada menit ke-98 saat kedudukan masih imbang 0-0. Wasit Jean Jacques Ndala menunjuk titik putih untuk Maroko setelah meninjau monitor VAR, menilai bek Senegal, El Hadji Malick Diouf, menjatuhkan Brahim Diaz di area terlarang.

Aksi Protes dan Peran Sadio Mane

Pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, yang tampak geram, sempat menginstruksikan para pemainnya untuk keluar dari lapangan. Kiper Edouard Mendy bahkan dilaporkan sempat menuju ruang ganti sebagai bentuk protes keras.

Kekesalan Thiaw dipicu keputusan wasit beberapa saat sebelumnya yang menganulir gol Senegal. Penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr, sebenarnya sempat menyarangkan bola ke gawang Maroko, namun gol tersebut dibatalkan karena Abdoulaye Seck dianggap melakukan pelanggaran terhadap Achraf Hakimi dalam prosesnya.

Di tengah situasi yang kacau, sosok Sadio Mane muncul sebagai penengah. Mane menjadi satu-satunya pemain yang secara jelas menolak untuk meninggalkan lapangan. Ia terus membujuk rekan-rekan setimnya untuk kembali dan menyelesaikan pertandingan. Berkat pengaruh besar sang kapten, para pemain Senegal akhirnya bersedia melanjutkan laga.

Kegagalan Penalti dan Kebangkitan Senegal

Penyerang Real Madrid, Brahim Diaz, maju sebagai eksekutor penalti setelah pertandingan dilanjutkan. Namun, upaya tendangan panenka yang dilakukannya berhasil dibaca dan diselamatkan Edouard Mendy. Kegagalan ini membuat skor tetap kacamata hingga peluit akhir waktu normal berbunyi.

Memasuki babak tambahan waktu, Senegal yang sempat tertekan justru berhasil memecah kebuntuan. Hanya empat menit setelah babak tambahan dimulai, Pape Gueye mencetak gol yang membawa Senegal unggul.

Situasi Memanas di Tribun

Jurnalis BBC Sport Africa, Ian Williams, melaporkan atmosfer di stadion sangat mencekam. Mane kembali menunjukkan kepemimpinannya dengan mendatangi tribun suporter Senegal untuk memohon agar mereka tetap tenang.

"Sangat sedikit hal positif yang bisa dikatakan tentang akhir pertandingan ini, tetapi satu orang yang tampil baik adalah Mane," tulis Williams.

Saat ini, barisan polisi anti-huru-hara telah disiagakan di depan tribun penonton menyusul beberapa insiden kekerasan yang sempat terjadi. Meski diwarnai protes keras dan ketegangan tinggi, Senegal membuktikan resiliensi mereka di atas lapangan hijau. (BBC/Z-2)