Ditemukan 2 Korban Tewas Terseret Banjir di Kabupaten Demak
BANJIR melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Demak akibat tanggul Sungai Tuntang Jebol di beberapa titik tidak hanya mengakibat ribuan jiwa terpaksa mengungsi, tetapi juga memakan 2 korban jiwa yang terhanyut.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (4/4) sebanyak 2.839 jiwa masih bertahan di pengungsian akibat banjir hingga ketinggian mencapai 1,5 meter melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Demak, bahkan hingga kini tanggul Sungai Tuntang yang jebol di sejumlah titik masih menganga dan mengakibatkan banjir tidak kunjung surut.
Tidak hanya itu, akibat banjir yang kyan meluas dan tinggi ini, ditemukan 2 korban meninggal dunia akibat terseret banjir yang terjadi sejak Jumat (3/4) yakni seorang anak berusia 7 tahun bernama Anita Rahmawati dan seorang konten kreator Nurul Huda Musahadi (33), yang sebelumnya hilang di lokasi banjir Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo, Bonang, Demak,
"Korban Anita Rahmawati yang hanyut saat tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo jebol pada Jumat (3/4) ditemukan dalam kondisi meningal dunia Sabtu (4/4)," kata Plt Kasi Humas Polres Demak Iptu Said Nu'man.
Korban berusia 7 tahun ini, lanjut Said Nu'man, sebelumnya diketahui bersama bapaknya sedang berada di luar rumah, namun ketiga tanggul jebol hingga air dari Sungai Tuntang langsung menggelontor sangat deras di pemukiman penduduk tersebut, korban terseret dan hilang.
Menurut Said Nu'man korban kedua Nurul Huda Musahadi (33), dilaporkan tenggelam di Sungai Tuntang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak Jumat (3/4) malam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Sabtu (4/4) pagi setelah semalaman dilakukan pencarian oleh tim gabungan SAR, TNI, Polri, BPBD dan relawan.
Korban merupakan konten kreator ini, ungkap Said Nu'man, awalnya diketahui hilang ketika warga menemukan sepeda motor korban di atas tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Bonang, Demak sekitar pukul 21.30 WIB, ketika petugas melakukan pengecekan hanya menemukan sandal korban di sehat sepeda motor tersebut.
Guna mengungkap lebih lanjut dan disaksikan warga sekitar, demikian Said Nu'man, petugas kemudian membuka jok motor dan menemukan kartu keluarga atas nama Sulaekani, warga Dukuh Kroya, Desa Gebangarum, Kecamatan Bonang dan setelah ditelusuri sepeda motor itu diketahui dibawa oleh keponakannya bernama Nurul Huda Musahadi.
Setelah dilakukan pencarian hingga beberapa jam belum ditemukan terpaksa dihentikan kateba kondisi lokasi cukup gelap, hingga Sabtu (4/4) sekitar pukul 08.00 WIB pencarian kembali dilanjutkan dan sekitar pukul 09.30 WIB korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Tuntang, Dukuh Pidodo, Desa Karangrejo, Kecamatan Bonang.l, Demak. (H-2)