Jelang Idul Fitri 1447 H, Bulog Terus Gelontorkan Beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten


Penulis: Djoko Sardjono - 17 March 2026, 00:03 WIB
MI/Djoko Sardjono


MENJELANG Idul Fitri 1447 Hijriah, Bulog Cabang Surakarta terus menggelontorkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Penyaluran bahan pangan ini dalam upaya menekan kenaikan harga, serta menjaga ketersediaan beras di pasar.

Melalui Gudang Bulog Meger, Klaten, Bulog Cabang Surakarta, Senin (16/3), menyalurkan tiga ton beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten. Penyaluran beras ke pasar ini langkah positif, untuk menekan kenaikan harga beras di pasar menjelang Lebaran 2026.

Penyaluran beras SPHP ke pasar tersebut, didistribusikan langsung ke para pedagang. Pendistribusian beras ini dikawal oleh Kepala Gudang Bulog Meger, Syamsoel Bahri, dan Kepala Pasar Gedhe Klaten, Purwadi. Pedagang dipasok beras SPHP 30-60 pak 5 kilogram.

“Hari ini, Gudang Bulog Meger menyalurkan beras SPHP total tiga ton atau 600 pak, sesuai permintaan pedagang Pasar Gedhe Klaten. Adapun harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP ditetapkan Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per pak,” kata Syamsoel Bahri.

Bulog Cabang Surakarta mendapat tugas menyalurkan beras SPHP, adalah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di pasar. Pun, Gudang Bulog Meger rutin tiap pekan memasok beras ini ke Pasar Gedhe Klaten, untuk menekan kenaikan harga beras.

“Sementara, Gudang Bulog Meger masih memiliki stok beras 13.300 ton. Stok aman, karena saat ini ada penambahan beras hasil pengadaan atau penyerapan. Beras pengadaan tiap hari masuk rata-rata 200 ton. Untuk stok aman di Kabupaten Klaten,” jelasnya.

Salah satu pedagang Pasar Gedhe Klaten, Sunarti, menyatakan senang awal pekan ini mendapat pasokan beras SPHP. Karena, menjelang Idul Fitri 1447 H banyak konsumen yang mencari beras murah dari pemerintah ini. Beras ini dijual sesuai HET Rp12.500 per kilogram.

“Menjelang Hari Raya Lebaran 2026, saya memesan beras SPHP 40 pak atau dua kuintal. Beras murah ini banyak dicari masyarakat konsumen. Karena itu, dalam 3-4 hari atau sebelum lebaran beras pasokan hari ini bisa jadi sudah habis terjual,” ujarnya. (E-2)