Remaja 18 Tahun di Kupang Ditemukan Tewas Usai Terseret Arus Sungai Manusak
DOMINGUS De Jesus Frias, 18, warga Dusun 02, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di Sungai Manusak pada Minggu (8/3).
Peristiwa tragis ini bermula saat korban pergi menggembalakan ternaknya di wilayah Desa Manusak sekitar pukul 15.00 Wita. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan sedang diguyur hujan deras yang memicu meluapnya debit air sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Mexianus Bekabel, menjelaskan bahwa korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
"Berdasarkan informasi yang diterima, sekitar pukul 15.00 Wita korban pergi menggembalakan ternak di wilayah Desa Manusak. Saat hendak pulang dari lokasi penggembalaan dan melintasi Sungai Manusak sekitar pukul 16.00 Wita, korban diduga terseret arus sungai yang saat itu sedang meluap akibat hujan deras," ujar Mexianus, Senin (9/3).
Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat dan aparat desa sejak sore hari. Namun, karena kondisi medan dan hari yang mulai gelap, korban tidak kunjung ditemukan.
Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Kupang melalui Babinsa Kecamatan Kupang Timur, Manuel Amaral, pada pukul 19.45 Wita.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Kupang segera memberangkatkan Tim Rescue yang terdiri dari 10 personel pada pukul 20.10 Wita.
Dengan menggunakan dua unit kendaraan penyelamat jenis D-Max dan peralatan SAR pendukung, tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.54 Wita.
Setibanya di lokasi, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan keluarga serta unsur terkait untuk memetakan area pencarian. Penyisiran darat di sepanjang aliran sungai pun dilakukan di tengah kondisi malam hari.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian intensif, kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada Senin (9/3) dini hari, sekitar pukul 00.45 Wita.
"Korban akhirnya ditemukan pada Senin pukul 00.45 Wita sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia," lanjut Mexianus.
Usai dievakuasi dari aliran sungai, jenazah Dominigus langsung dibawa ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR ini dinyatakan selesai setelah korban ditemukan, dengan melibatkan sinergi antara Tim Rescue SAR, Babinsa, aparat desa, dan masyarakat setempat. (Z-1)