5 Penerbangan dari Bali Dibatalkan Imbas Ruang Udara Timur Tengah Tutup
ESKALASI konflik bersenjata di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berdampak signifikan terhadap aktivitas penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Hingga Minggu (1/3), sebanyak lima jadwal penerbangan internasional resmi dibatalkan.
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi, mengungkapkan bahwa penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah menjadi penyebab utama pembatalan ini. Setidaknya, terdapat 1.631 calon penumpang yang terdampak situasi tersebut.
“Untuk saat ini kami ada lima penerbangan keberangkatan yang dibatalkan, sesuai dengan data yang kami terima kurang lebih ada 1.631 penumpang,” ujar Eka Sandi di Kabupaten Badung, Minggu (1/3).
Daftar Maskapai dan Rute yang Batal Terbang
Berdasarkan data otoritas bandara, akumulasi penumpang yang terdampak berasal dari tiga maskapai besar, yakni Emirates, Qatar Airways, dan Etihad. Berikut rincian jadwal penerbangan yang batal diberangkatkan:
- Etihad EY477: Rute Denpasar (DPS) - Abu Dhabi (AUH), jadwal keberangkatan Sabtu pukul 18.45 WITA.
- Emirates EK369: Rute Denpasar (DPS) - Dubai (DXB), jadwal keberangkatan Sabtu pukul 19.45 WITA.
- Qatar Airways QR963: Rute Denpasar (DPS) - Doha (DOH), jadwal keberangkatan Sabtu pukul 18.50 WITA.
- Emirates EK399: Rute Denpasar (DPS) - Dubai (DXB), jadwal keberangkatan Minggu pukul 00.25 WITA.
- Qatar Airways QR961: Rute Denpasar (DPS) - Doha (DOH), jadwal keberangkatan Minggu pukul 00.30 WITA.
Hingga saat ini, armada dari ketiga maskapai tersebut terpantau masih terparkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai karena belum mendapatkan izin melintasi ruang udara yang sedang berkonflik.
Fasilitas Help Desk dan Kompensasi Penumpang
Pihak bandara memastikan penanganan penumpang dilakukan sesuai prosedur. Penumpang yang sudah menunggu di bandara sejak kemarin telah difasilitasi akomodasi hotel oleh pihak maskapai. Sementara itu, bagi penumpang yang belum berangkat, maskapai telah melakukan koordinasi intensif agar mereka tidak tertahan di bandara.
“Kami bekerja sama dengan pihak maskapai untuk memastikan kembali para penumpang yang terdampak itu ada yang dihotelkan. Kami juga menyiapkan help desk untuk melayani penumpang yang ingin mengajukan pengembalian dana (refund), mengubah rute, maupun jadwal,” tambah Eka Sandi.
Situasi Ruang Udara Timur Tengah
Penutupan ruang udara dilaporkan terjadi di wilayah Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, hingga sebagian Suriah. Hal ini membuat jalur penerbangan dari Asia menuju Eropa dan Timur Tengah terputus sementara waktu.
Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama AirNav dan stakeholder keamanan terus memantau perkembangan terkini. Meski jalur Timur Tengah terganggu, penerbangan rute domestik maupun internasional lainnya di luar wilayah terdampak dipastikan tetap berjalan normal. (Ant/Z-10)