Infrastruktur Jadi Penggerak Ekonomi, Gubernur Jatim Khofifah Resmikan Jembatan Bubak


Penulis:  Gana Buana - 20 February 2026, 13:16 WIB
Freepik

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis (19/2) malam. Jembatan yang sebelumnya putus akibat banjir ini kini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat sekaligus memulihkan akses ekonomi antarwilayah.

Jembatan rangka baja standar tersebut memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 7 meter, dengan nilai pembangunan sekitar Rp13 miliar. Kehadirannya menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama untuk memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas sosial dan keagamaan.

“Momentum peresmian terasa istimewa karena bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga hadirnya Jembatan Bubak menjadi simbol penguatan silaturahmi, memperlancar akses masyarakat untuk beribadah, bekerja, berdagang, dan beraktivitas, sekaligus menjadi berkah bagi seluruh warga Gondang dan Kabupaten Mojokerto,” ujar Khofifah.

Pembangunan jembatan ini diawali dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (Gus Barra), setelah Jembatan Bubak terputus akibat banjir. Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Khofifah menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengecekan lapangan sekaligus percepatan pembangunan.

“Alhamdulillah, seminggu kemarin Jembatan Bubak selesai pengerjaan 100 persen,” tambahnya.

Khofifah menegaskan pembangunan infrastruktur bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun konektivitas, harapan, dan masa depan. Menurutnya, hadirnya Jembatan Bubak tidak hanya memberi harapan baru bagi dua desa, tetapi juga berdampak pada aspek budaya, pendidikan, sosial, serta mobilitas barang dan jasa.

“Ketika ada harapan baru, hidup baru, sumber ekonomi baru, maka semua bahagia,” tuturnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Bubak tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Selain kokoh dan fungsional, jembatan ini juga dirancang dengan desain yang indah dan fotogenik. Khofifah menyebut Jembatan Bubak kini menjadi ikon sekaligus magnet baru di wilayah Gondang.

“Kita melihat bersama Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa kawasan ini telah berkembang menjadi pusat kegiatan baru masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM di sekitarnya,” ungkapnya.

Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan bersama-sama. Ia mengingatkan agar keindahan, kebersihan, dan estetika jembatan tidak dirusak oleh aksi vandalisme, premanisme, maupun tindakan tidak bertanggung jawab.

“Tolong dijaga pemanfaatan Jembatan Bubak karena ini milik bersama. Jaga juga kebersihannya, termasuk sampai proses pemagaran kanan-kiri berlangsung aman dan nyaman, sehingga jembatan bisa dinikmati masyarakat Mojokerto,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur sehingga Jembatan Bubak yang dinantikan warga Desa Gondang dan Kebontunggul akhirnya bisa diresmikan.

“Pada tahun 2024 bencana banjir membuat jembatan terputus sehingga warga sempat pesimis. Namun akhirnya Jembatan Bubak dibangun dan selesai. Ini tidak hanya menjadi penghubung, tetapi juga ikon baru bagi UMKM di Kecamatan Gondang,” jelasnya.

Kepala Desa Kebontunggul, Siandi, turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah dan Bupati Mojokerto. Menurutnya, Jembatan Bubak menjadi penghubung dua desa dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, terutama UMKM.

“Semoga Jembatan Bubak memberikan nilai manfaat bagi masyarakat Mojokerto,” ungkapnya.

Peresmian Jembatan Bubak juga disambut rasa syukur oleh warga. Ustumawuh, warga Desa Gondang, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membangun kembali jembatan tersebut sehingga akses masyarakat kembali lancar.

“Senang sekaligus bersyukur Jembatan Bubak sudah bisa digunakan lagi. Terima kasih Gubernur Khofifah dan Bupati Muhammad Al Barra,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Miftahul Huda, warga Desa Gondang. Ia menilai pembangunan Jembatan Bubak sangat bermanfaat dan membawa berkah bagi masyarakat.

“Alhamdulillah Jembatan Bubak ini memang ditunggu masyarakat. Sangat bagus di luar ekspektasi kita sehingga membawa manfaat bagi warga Desa Gondang dan sekitarnya. Selain itu, pembangunan jembatan ini juga membawa pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM,” tuturnya.