Diskominfo Jabar Sediakan Jaringan Internet di Lokasi Cisarua


Penulis: Naviandri - 27 January 2026, 09:03 WIB
Dok Diskominfo Jabar

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar membantu penanganan longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan menyediakan jaringan internet yang terkoneksi langsung ke satelit. Dua unit alat jaringan internet telah dipasang di sekitar lokasi longsor.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar kemarin menyatakan, dengan tersedianya jaringan internet, komunikasi di lokasi longsor berlangsung lancar. Kegiatan pengolahan data juga dapat dilakukan dengan optimal. "Kami menghadirkan jaringan internet yang stabil sehingga memudahkan penanganan longsor," terangnya.

Menurut Adi, selain jaringan internet, Diskominfo Jabar juga menyediakan gambar udara yang diambil dengan drone untuk keperluan pemetaan lokasi longsor. Gambar tersebut akan diolah menjadi data untuk pijakan Pemprov Jabar dalam mengambil kebijakan penanganan longsor. Diskominfo pun memberikan dukungan pusat informasi di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Tujuannya, untuk menyediakan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat terkait longsor di Kecamatan Cisarua, KBB.
Selain itu bantuan juga datang dari Dinas Sosial (Dinsos) Jabar melalui Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP). Dinsos Jabar melakukan pemeriksaan kesehatan mental terhadap 105 pengungsi di lokasi pengungsian Aula dan GOR Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Ketua Tim Pelayanan dan Pemulihan Sosial, Rudy menuturkan, pemeriksaan kesehatan dilakukan menggunakan instrumen Self Reporting Questionnaire_ 20 (SRQ-20). Tujuannya, untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mental para penyintas pascabencana, khususnya tingkat stres, kecemasan, serta potensi gangguan psikologis lainnya. 

"Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap penyintas terdampak langsung longsor, mulai dari usia remaja hingga lansia. Kesehatan fisik para pengungsi juga dipantau oleh Dinas Kesehatan Jabar,  Kementerian Kesehatan serta mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani. 

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, total kantong jenazah yang telah diserahkan kepada DVI Polda Jabar sejak Sabtu hingga Senin kemarin mencapai 34 kantong. Dari 34 kantong jenazah itu, tim SAR gabungan telah menerima nama 17 korban yang teridentifikasi. 

"Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, kata Ade, akan dilakukan selama 14 hari sejak ditetapkan status tanggap darurat bencana pada Sabtu (24/1)," tuturnya. (H-2)